Dokumen Rahasia Ungkap Pembunuh Jamal Khashoggi Gunakan Pesawat Perusahaan Sitaan MBS

Kamis, 25 Februari 2021 11:06 Reporter : Hari Ariyanti
Dokumen Rahasia Ungkap Pembunuh Jamal Khashoggi Gunakan Pesawat Perusahaan Sitaan MBS Jamal Khashoggi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua pesawat pribadi yang digunakan pasukan Arab Saudi yang membunuh dan memutilasi jurnalis Jamal Khashoggi merupakan milik perusahaan yang setahun sebelumnya disita Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman atau MBS. Demikian diungkapkan dalam sebuah dokumen gugatan pengadilan terbaru yang dilihat CNN.

Dokumen tersebut, diajukan sebagai bagian dari gugatan perdata Kanada awal tahun ini, dilabeli “Sangat Rahasia” dan ditandatangani seorang menteri Saudi yang menyampaikan perintah putra mahkota, pemimpin de facto Arab Saudi.

“Berdasarkan instruksi Yang Mulia Putra Mahkota,” tulis menteri tersebut menurut terjemahannya, “segera menyetujui penyelesaian prosedur yang diperlukan untuk ini.”

Gugatan tersebut menjelaskan bagaimana kepemilikan Sky Prime Aviation diperintahkan untuk dialihkan ke Dana Investasi Publik (PIF) senilai USD 400 miliar di negara itu pada akhir 2017. Pesawat-pesawat perusahaan tersebut kemudian digunakan dalam pembunuhan Khashoggi pada Oktober 2018.

PIF dikendalikan dan dipimpin MBS. Dokumen yang menetapkan hubungan antara pesawat dan MBS itu diajukan oleh sekelompok perusahaan milik negara Saudi sebagai bagian dari gugatan penggelapan yang mereka ajukan bulan lalu di Kanada terhadap mantan pejabat tinggi intelijen Saudi, Saad Al Jabri. Demikian dikutip dari CNN, Kamis (25/2).

Tuduhan penggelapan terhadap Al Jabri diajukan setelah dia mengajukan gugatan hukum terhadap MBS tahun lalu di Pengadilan Distrik Washington, DC. Al Jabri menuduh MBS mengirim pasukan untuk membunuhnya di Kanada hanya beberapa hari setelah Khashoggi dibunuh. MBS mendapat panggilan melalui WhatsApp, dan pada bulan Desember, pengacara MBS meminta pengadilan untuk membatalkan kasus tersebut.

Bukti bahwa kepemilikan armada pesawat pribadi telah dipindahkan ke PIF Arab Saudi belum pernah dilaporkan sebelumnya dan memberikan kaitan lain antara kematian Khashoggi dan MBS. Pada Oktober 2018, tidak lama setelah pembunuhan Khashoggi, Wall Street Journal, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah ini, melaporkan bahwa pesawat Gulfstream yang digunakan oleh para pembunuh itu milik perusahaan yang dikendalikan oleh MBS.

Baca Selanjutnya: Mengejutkan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini