Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dituduh bunuh majikan, ART asal Indonesia dicokok polisi Singapura

Dituduh bunuh majikan, ART asal Indonesia dicokok polisi Singapura Polisi Singapura cokok pembantu asal Indonesia. ©2017 Straits Times

Merdeka.com - Aparat kepolisian Singapura membekuk Asisten Rumah Tangga (ART) asal Indonesia dengan tuduhan membunuh wanita lanjut usia. Usai dijebloskan ke ruang tahanan, pelaku akan langsung dihadapkan ke meja hijau Rabu (15/2) besok.

Dilansir Straits Times, Selasa (14/2), Wanita berusia 77 tahun itu diketahui bernama Madam Tay Quee Lang, dia ditemukan tewas di ruang keluarga yang terletak di lantai empat apartemennya, Senin (13/2) kemarin. Polisi langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima telepon, sebelum akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Sesaat setelah kejadian, pelaku diketahui meninggalkan kantor kepolisian sekitar pukul enam sore waktu setempat, sedangkan jasad korban baru dikeluarkan dari tempat kejadian satu jam berikutnya.

Madam Tay, diketahui telah lama menggunakan kursi roda usai terjatuh setahun lalu. Dia tinggal bersama suaminya di apartemen tersebut bersama suaminya Tan Hee Seng.

Para tetangga mengaku ART telah bersama pasangan itu selama satu bulan terakhir. Pembantu itu terdengar berteriak tidak lama setelah kejadian.

Ashaari Hasan Basri (28), tetangga korban, mengaku langsung menelepon polisi setelah mendengar tangisan pembantu itu. "Dia menangis dan berteriak 'Ah Ma' (bahasa Hokkien untuk nenek) dari dalam unit itu, lalu saya berlari masuk."

Masuk ke dalam, Hasan menemukan nenek tersebut telah tergeletak dan pembantu itu nampak kebingungan. Hasan mendengar pengakuan dari pelaku yang menyebut majikannya menusuk dirinya sendiri dengan menggunakan pisau.

Sementara, keluarga Madam Tay yang berada di apartemen itu menolak berkomentar terkait penangkapan pembantu mereka.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP