Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Disebut sisa Nazi, Belanda cekal pendaratan pesawat Menlu Turki

Disebut sisa Nazi, Belanda cekal pendaratan pesawat Menlu Turki Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Belanda melarang pesawat yang digunakan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mendarat di Rotterdam, kemarin. Hal ini dilakukan karena pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang menganggap negara anggota NATO 'sisa peninggalan Nazi'.

Setelah pesawatnya ditolak mendarat, Cavusoglu melakukan perjalanan darat ke Rotterdam. Tak hanya sekali ini, Cavusoglu ditolak kedatangannya. Pekan lalu, dia juga ditolak datang ke Austria, Swiss dan Jerman.

Dilansir dari Reuters, Minggu (12/3), kedatangan Cavusoglu bertujuan untuk bertemu dengan penduduk Turki. Dia menjadi salah satu tim sukses kampanye Erdogan dalam pemilihan presiden 16 April mendatang.

Setelah mendapat penolakan di Jerman, Cavusoglu memberi pernyataan lewat Kedubes Turki di sana. Dia mengatakan dalam pernyataannya, negara Eropa memperlakukan penduduk Turki seperti sandera.

"Saya mengirim mereka untuk berkontribusi di sektor ekonomi. Mereka bukan sandera, jika kunjungan saya memberi tekanan, hadapi saja. Saya ini menlu," tuturnya.

Pernyataan ini kemudian menyulut kritik politisi anti-Islam Belanda, Geert Wilders. Katanya, penduduk Turki yang setuju dengan pernyataan Erdogan, harus angkat kaki dari Negeri Kicir Angin itu.

"Untuk seluruh penduduk Turki yang sepakat dengan pernyataan Erdogan, silakan angkat kaki dan jangan pernah kembali," tuturnya lewat cuitan pada Rabu lalu.

Bahkan, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan ancaman Cavusoglu memberikan sanksi ekonomi dan politik ke Belanda malah membuat keduanya semakin sulit berkomunikasi.

"Menteri Luar Negeri Turki sudah memberi pernyataannya. Kami tidak bisa bernegosiasi dengan Turki di bawah ancaman tersebut. Jadi, kami memutuskan sebaiknya dia tidak usah datang," tegas Rutte.

Usai kampanye Erdogan di Belanda, Cavusoglu dijadwalkan akan berkunjung ke Prancis hari ini.

(mdk/che)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP