Biaya Hidup Melonjak karena Inflasi, Warga Inggris Beralih ke Kripto dan Judi

Kamis, 23 Juni 2022 15:05 Reporter : Pandasurya Wijaya
Biaya Hidup Melonjak karena Inflasi, Warga Inggris Beralih ke Kripto dan Judi poundsterling. ©2018 youtube

Merdeka.com - Melonjaknya biaya hidup mendorong sebagian warga Inggris untuk berjudi dan berinvestasi di mata uang kripto sebagai upaya mencukupi kebutuhan, kata lembaga sosial yang menangani pecandu judi hari ini.

Menurut GamCare, pihaknya banyak menerima telepon dari penerima bantuan sosial yang berjudi dan berharap menang agar bisa menutupi kebutuhan, tetapi mereka kalah taruhan.

Lembaga itu melaporkan beberapa orang yang telah pulih dari kecanduan kini berjudi lagi karena tekanan finansial. Demikian dilansir laman Antara mengutip Reuters, Kamis (23/6).

Masyarakat di Inggris, salah satu dari tujuh negara maju dalam G7, tengah menghadapi tingginya angka inflasi yang mencapai 9,1 persen pada Mei, rekor tertinggi dalam 40 tahun terakhir.

Bank sentral Inggris, Bank of England, telah memperingatkan bahwa inflasi dapat menembus angka 11 persen pada Oktober.

Sebuah survei dengan 4.000 lebih responden oleh GamCare dan dirilis pada Kamis menunjukkan 46 persen di antaranya mengaku khawatir dengan kondisi keuangan mereka.

Lebih dari separuh responden mengaku telah berjudi dalam 12 bulan terakhir dan sebagian besar dari mereka kehilangan uang.

"Para penasihat di layanan bantuan kami mendengarkan bahwa biaya hidup sedang mempengaruhi perilaku berjudi, khususnya di kalangan mereka yang telah pulih (dari kecanduan)," kata Anna Hemmings, kepala eksekutif GamCare.

"Kami juga tahu tim kami mendengar lebih banyak orang yang mencari bantuan terkait perdagangan kripto," katanya.

Orang-orang yang membeli Bitcoin dengan poundsterling enam bulan lalu dan berharap bisa memenuhi kebutuhan hidup telah kehilangan 55 persen dari investasi mereka hingga Kamis.

GamCare mengatakan 43 persen penjudi bermasalah telah berinvestasi di mata uang kripto, 25 persen di antaranya mengaku ingin berinvestasi lebih banyak lagi untuk menutupi kerugian.

Sebagai perbandingan, hanya ada 7 persen dari total investor kripto yang ingin menanamkan uangnya lebih banyak pada mata uang digital itu.

Baca juga:
Aksi Terbesar Selama 30 Tahun, Puluhan Ribu Pekerja Kereta Inggris Mogok Kerja
Dua Tersangka Mengaku Bunuh Jurnalis Inggris Dom Phillips & Rekannya di Amazon
Tim Pencari Temukan Ransel Milik Rekan Jurnalis Inggris yang 8 Hari Hilang di Amazon
Mantan Tentara Inggris Tewas Bela Ukraina, Keluarganya Anggap Pahlawan
Peneliti Inggris Temukan Dinosaurus Predator Terbesar di Eropa
Misteri Hilangnya Jurnalis Inggris di Amazon, Polisi Temukan Bercak Darah di Perahu
Jurnalis Inggris Hilang di Hutan Amazon, Brasil Kerahkan Tentara AL untuk Pencarian

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini