Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Belanda dipaksa ganti rugi RI, kapan giliran jugun ianfu Jepang?

Belanda dipaksa ganti rugi RI, kapan giliran jugun ianfu Jepang? Praktik jugun ianfu tentara pendudukan Jepang di Tanah Air selama Perang Dunia ke-2. ©2015 mannaismayaadventure.com

Merdeka.com - Pemerintah Belanda akhirnya diperintahkan membayar ganti rugi pada janda-janda yang suaminya menjadi korban pembantaian selama Agresi Militer.

Ganti rugi itu, menurut Pengadilan Den Haag (12/3) seperti dilansir ABC News, diberikan pada sembilan janda dan anak-anaknya. Nominal yang harus dibayar tidak disebutkan. Mereka adalah korban ltambahan dari kasus pembantaian di Rawagede, Jawa Barat, pada 1947.

Dalam pengadilan tingkat pertama pada 2011, janda korban mendapat kompensasi 20 ribu Euro atau setara Rp 280 juta. Dengan adanya keputusan baru ini, jumlah korban yang harus diberi ganti rugi bertambah.

Yayasan Keluarga Korban Perang Rawagede mengklaim korban mencapai 430 orang, tidak hanya belasan.

Keputusan ini merupakan kemajuan setelah setengah abad lebih Belanda hanya meminta maaf pada korban perang kemerdekaan. Secara resmi, permohonan maaf itu disampaikan pada 2013.

Sekadar mengingatkan, Belanda baru mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1949, selepas tercapai kesepakatan di Konferensi Meja Bundar, Kota Den Haag.

Sedangkan untuk penjajahan Jepang, Indonesia sementara ini baru mendapat ganti rugi rampasan perang. Wujudnya adalah aset-aset Nippon senilai USD 223 juta sesuai perjanjian San Fransisco pada 1958. Itu masih ditambah komitmen Negeri Matahari Terbit menanamkan modal dan memberi pinjaman jangka panjang pada Indonesia.

Adapun, ganti rugi dari Jepang ini justru tidak mencakup kejahatan kemanusiaan. Khususnya praktik jugun ianfu, atau wanita penghibur dari Indonesia yang dulu dipaksa melayani tentara Jepang selama 1942-1945.

Di Tanah Air, setidaknya ada 22 ribu perempuan melapor pernah dipaksa mengikuti jugun ianfu. Wanita yang rata-rata kini sudah renta atau bahkan meninggal ini belum mendapatkan ganti rugi layak.

Gugatan hukum pernah diajukan lewat LBH Yogyakarta, oleh mantan jugun ianfu pada 1997. Nilai kerugian materiil maupun imateriil mencapai Rp 5,3 triliun.

Namun tidak jelas bagaimana kelanjutan kasus

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Nasib Buruk Para Noni Belanda di Indonesia Zaman Jepang, Sungguh Mengenaskan Banyak Dijadikan Wanita Penghibur
Nasib Buruk Para Noni Belanda di Indonesia Zaman Jepang, Sungguh Mengenaskan Banyak Dijadikan Wanita Penghibur

Kisah sedih para tahanan wanita asal Belanda usai tentara Jepang berhasil menguasai Nusantara.

Baca Selengkapnya
Peristiwa 17 Januari:  Gempa Dahsyat Melanda Kobe, Salah Satu Gempa Terparah yang Merusak Jepang
Peristiwa 17 Januari: Gempa Dahsyat Melanda Kobe, Salah Satu Gempa Terparah yang Merusak Jepang

Gempa bumi besar Hanshin terjadi pada tanggal 17 Januari 1995 di Jepang, dengan kekuatan 7,3 skala Richter.

Baca Selengkapnya
Mengingat Kembali Jebolnya Tanggul Peninggalan Belanda Situ Gintung 15 Tahun Lalu, Telan Korban 100 Orang
Mengingat Kembali Jebolnya Tanggul Peninggalan Belanda Situ Gintung 15 Tahun Lalu, Telan Korban 100 Orang

Tanggul peninggalan Belanda ini jebol mengejutkan warga karena berlangsung pukul 04:00 WIB dini hari.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Begal Sadis Beraksi di Lumajang, Tangan Warga Jember Ditebas hingga Nyaris Putus
Begal Sadis Beraksi di Lumajang, Tangan Warga Jember Ditebas hingga Nyaris Putus

Seorang pria asal Kabupaten Jember menjadi korban begal motor di Jalan Nasional Ranuyoso, Lumajang, Jawa Timur, Jumat (8/3) dini hari.

Baca Selengkapnya
4 Fakta Carok Madura, Pertama Kali Terjadi pada Masa Penjajahan Belanda Kini Sering Disalahpahami
4 Fakta Carok Madura, Pertama Kali Terjadi pada Masa Penjajahan Belanda Kini Sering Disalahpahami

Saat itu, carok jadi strategi penjajah mengadu domba pribumi dengan jagoan kaki tangan mereka.

Baca Selengkapnya
Tempat ini Jadi Saksi Bisu Pangeran Diponegoro Ditangkap Belanda, Ada Kursi dengan Bekas Tancapan Kuku
Tempat ini Jadi Saksi Bisu Pangeran Diponegoro Ditangkap Belanda, Ada Kursi dengan Bekas Tancapan Kuku

Simak cerita di balik tempat bersejarah dan saksi bisu ditangkapnya Pangeran Diponegoro.

Baca Selengkapnya
2 Jenderal TNI Tak Lagi Pegang Komando Kodam, 1 Eks Ajudan Jokowi Naik Bintang 3, 1 Lagi Urus Kampus
2 Jenderal TNI Tak Lagi Pegang Komando Kodam, 1 Eks Ajudan Jokowi Naik Bintang 3, 1 Lagi Urus Kampus

Dua Jenderal TNI kini tidak lagi pegang Komando Kodam, pindah ke mana sajakah mereka? Berikut ulasannya.

Baca Selengkapnya
Di Tengah Guyuran Hujan Deras dan Basah Kuyup, Momen Komandan Brimob Beri Pesan Penting Kepada Tamtama dan Bintara
Di Tengah Guyuran Hujan Deras dan Basah Kuyup, Momen Komandan Brimob Beri Pesan Penting Kepada Tamtama dan Bintara

Kendati diguyur hujan deras, komandan hingga deretan anggota Brimob tak bergeming dan tetap berdiri tegak.

Baca Selengkapnya