Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ayah pilot pesawat tim Brasil dulu tewas dalam kecelakaan serupa

Ayah pilot pesawat tim Brasil dulu tewas dalam kecelakaan serupa miguel quiroga. ©Daily Mail

Merdeka.com - Pilot maskapai Kolombia LaMia yang jatuh di Pegunungan Antioquia Senin malam ternyata diketahui ayahnya juga tewas dalam kecelakaan pesawat.

Miguel 'Micky' Quiroga, 36 tahun, menerbangkan pesawat yang membawa 81 penumpang, termasuk tim sepak bola Brasil Chapecoense dari Bolivia menuju Medellin, Kolombia.

Koran the Daily Mail melaporkan, Rabu (30/11), sebelumnya beredar laporan yang menyebutkan ketika pesawat mengalami masalah kelistrikan, Micky membuang bahan bakar pesawat secara sengaja supaya tidak terjadi ledakan besar saat jatuh menabrak bukit. Disebut-sebut upaya dia itulah yang menyebabkan enam orang masih selamat dan dia dianggap pahlawan oleh banyak orang.

pilot miquel quiroga

pilot miquel quiroga ©Mirror

Rupanya ayah Micky, Eduardo, yang juga pilot tewas dalam kecelakaan pesawat saat dia masih bayi.

Milena Quiroga, sepupu dari Micky, mengatakan pilot asal Bolivia itu belum lama ini mengajukan kewarganegaraan Brasil setelah tinggal di negara itu bersama istri dan tiga anaknya.

Milena masih ingat bagaimana sepupunya itu berusaha keras untuk bisa jadi pilot seperti ayahnya.

"Ayahnya tewas dalam kecelakaan pesawat ketika Micky masih bayi tapi dia selalu ingin menjadi pilot," kata dia.

"Sepupu saya sangat mencintai dunia penerbangan. Dia orang yang sangat bahagia dan mampu menjalankan tugasnya secara profesional."

Menurut sejumlah laporan, Micky dan istrinya sering membantu proses investasi di kota tempat mereka tinggal. Mereka dikenal sebagai orang yang baik dan dermawan terhadap sesama. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP