Awasi gerak-gerik warga, Singapura bakal pasang kamera pengawas di tiang lampu jalan

Senin, 16 April 2018 20:15 Reporter : Merdeka
Patung Merlion. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Singapura akan memasang kamera pengawas di di ratusan ribu tiang lampu jalanan sebagai langkah untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Dikutip dari Asia One pada Minggu (15/4/2018), kamera pengintai yang tersambung dengan perangkat lunak pemindai wajah itu, menimbulkan kekhawatiran warga Singapura terhadap keamanan ranah privasinya.

Warga khawatir jika gerak-geriknya diawasi, maka Singapura akan menjauh dari demokrasi.

Mereka juga takut jika hak menyatakan pendapat, berkegiatan, dan lain sebagainya, 'terperangkap' oleh intaian kamera pengawas.

Namun, pemerintah setempat beralasan, kebijakan tersebut sebagai upaya dukungan terhadap operasi anti-teror di Negeri Singa.

Rencananya, pemasangan kamera pengintai di lampu penerangan jalan itu akan berlaku efektif mulai 2019 mendatang.

Saat ini, badan pemerintah yang bertanggung jawab atas proyek bernama Lamppost-as-a-Platform (LaaP), GovTech, tengah membuka pendaftaran tender bagi perusahaan-perusahaan yang berminat untuk terlibat di dalamnya.

"Sebagai bagian dari uji coba LaaP, kami menguji berbagai jenis sensor pada tiang lampu, termasuk kamera yang dapat mendukung kemampuan pengenalan wajah," kata juru bicara GovTech.

"Kemampuan ini dapat digunakan untuk melakukan analisa kerumunan, dan mendukung penyelidikan lanjutan jika terjadi insiden teror."

Singapura mengatakan proyek tersebut merupakan bagian dari kebijakan 'Bangsa Cerdas', yakni kampanye penggunaan teknologi mutakhir untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Pemerintah Negeri Singa juga berjanji menjaga komitmen untuk tidak melanggar ranah privasi warganya.

GovTech tidak mengatakan berapa banyak tiang lampu yang akan digunakan dalam proyek percontohan awal.

Namun mantan kepala layanan sipil Singapura, Peter Ong, mengatakan tahun lalu bahwa negara itu bertujuan untuk membawa semua dari 110.000 tiang lampu ke dalam jaringan sensor.

Reporter: Happy Ferdian Syah Utomo

Sumber: Liputan6.com [pan]

Topik berita Terkait:
  1. Singapura
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini