Arab Saudi Kini Izinkan Musik Diputar di Restoran

Jumat, 25 Januari 2019 16:26 Reporter : Hari Ariyanti
Arab Saudi Kini Izinkan Musik Diputar di Restoran Perempuan Saudi berfoto di hanggar pesawat Flyadeal. AFP

Merdeka.com - Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan surat keputusan mengizinkan musik dimainkan di restoran yang ada di negara tersebut. Aturan ini merupakan serangkaian kebijakan reformis yang dikeluarkan putra mahkota, Pangeran Muhammad bin Salman (MBS).

Demikian disampaikan Kepala Badan Hiburan Umum Arab Saudi (GEA) dan penasihat pengadilan kerajaan, Turki al-Sheikh saat mengumumkan keputusan ini dalam konferensi pers di Riyadh, Selasa (22/1).

"Mulai hari ini, kami akan mengizinkan restoran di kerajaan ini untuk memutar musik dan lagu," jelasnya, dilansir dari The Middle East Eye, Jumat (25/1).

Pada saat peluncuran kalender hiburan 2019, Sheikh menyebut ada belasan agenda yang diharapkan dapat terlaksana tahun ini, seperti balap mobil, pertunjukan sulap dan teater, tayangan permainan televisi, restoran terapung dan bioskop terbuka di 13 lokasi.

Sheikh juga berjanji akan menyelenggarakan pertandingan sepakbola dengan menghadirkan David Beckham dan Zinedine Zidane. Di samping itu direncanakan juga turnamen e-game, pertandingan NBA dan museum lilim Madame Tussauds yang akan memamerkan patung lilin Raja Salman.

Selain itu, pertunjukan lain yang direncanakan Sheikh ialah balap lari banteng seperti di Spanyol dan juga pertunjukan sulap atau sihir, walaupun sihir di negara tersebut dapat dikenai hukuman mati.

"Saya harap perusahaan nasional, bank, pengusaha, artis, dan semua sektor mendukung bersama-sama agenda ini. Ada banyak kesempatan emas," kata Sheikh di hadapan para pangeran, menteri, selebritis, dan ulama. Arab Saudi, lanjutnya, ingin berada di antara 10 besar negara yang menjadi destinasi wisata hiburan dan empat besar di Asia.

Para pejabat sebelumnya mengatakan reformasi ini bertujuan untuk mengalihkan uang yang dihabiskan warga Arab di luar negeri untuk mencari hiburan. Jumlah uang yang dihabiskan warga Arab di luar negeri untuk mencari hiburan yaitu seperempat dari USD 20 miliar.

Kerajaan Arab Saudi tengah berupaya mengubah citranya sebagai kerjaan ultra konservatif dalam rangka memikat wisatawan asing, menciptakan lapangan kerja bagi para pemuda Saudi, dan meningkatkan kualitas hidup di negara di mana bioskop dan konser publik dilarang sampai saat ini.

Pangeran MBS telah mengeluarkan kebijakan yang melonggarkan ruang gerak para perempuan seperti menghapus larangan mengemudi, termasuk juga membatasi kekuasaan polisi agama dan melonggarkan aturan pemisahan gender.

Namun demikian dorongan reformasi juga disertai tindakan keras terhadap perbedaan pendapat, termasuk penangkapan aktivis hak-hak perempuan, ulama dan intelektual. Pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi Oktober lalu juga telah mencoreng citra negara dan membuat takut calon investor. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini