Aparat tembak mati pria rebut senjata tentara di bandara Prancis
Merdeka.com - Aparat keamanan di Bandara Orly, Paris, Prancis, hari ini menembak mati seorang pria yang berusaha merebut senapan seorang tentara. Peristiwa ini diduga merupakan serangan teror.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Pierre-Henry Brandet mengatakan kepada sebuah radio lokal, sekitar pukul 08.30, tersangka merebut senjata seorang tentara dan kabur ke dalam sebuah toko di bandara sebelum ditembak mati aparat keamanan.
Laman NBC News melaporkan, Sabtu (18/3), pria itu tidak sempat baku tembak dengan petugas keamanan.
Akibat kejadian itu ribuan pengunjung bandara harus dievakuasi dan penerbangan dialihkan ke bandara lain di Paris.
"Evakuasi sedang dilakukan di bandara. Polisi sudah di lokasi," ujar juru bicara kepolisian.
Pasukan penjinak bom juga didatangkan untuk menyisir bandara. Petugas keamanan yang memeriksa jasad tersangka tidak menemukan bahan peledak atau senjata lain pada tubuh pelaku.
Sejumlah saksi mengatakan para pengunjung sontak panik setelah pria itu merebut senjata dari seorang tentara yang tengah berpatroli rutin di bandara. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya