Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

25 Penumpang dievakuasi dari pesawat Libya yang dibajak di Malta

25 Penumpang dievakuasi dari pesawat Libya yang dibajak di Malta Pesawat Afriqiyah Airways dibajak. ©Reuters/Darrin Zamit-Lupi

Merdeka.com - Laporan dari stasiun televisi lokal memperlihatkan sejumlah penumpang keluar dari pesawat maskapai Libya Afriqiyah Airways yang dipaksa mendarat di Malta hari ini. Mereka dikawal oleh pasukan keamanan berseragam hitam. Dari pantauan sudah 25 penumpang keluar dari pesawat.

Menurut Perdana Menteri Malta Joseph Muscat, di dalam pesawat itu ada 82 pria, 28 wanita, dan satu bayi, seperti dilansir Middle East Eye, Jumat (23/12). Keseluruh penumpang di pesawat Airbus A320 itu ada 118 orang.

Sebelumnya diberitakan salah satu dari dua pembajak yang mengaku pro-Qadafi itu memiliki granat dan mengancam akan meledakkannya.

Pembajak diketahui akan membebaskan 111 penumpang dan menahan tujuh awak pesawat jika tuntutan mereka dipenuhi. Sampai saat ini belum diketahui apa yang menjadi tuntutan para pembajak.

Pesawat itu berangkat dari Sebha dan dijadwalkan mendarat di Kota Tripoli namun kemudian dipaksa mendarat di Malta. Perdana Menteri Malta Joseph Muscat dalam akun Twitternya mengatakan pasukan keamanan sudah bersiaga.

"Ada kabar kemungkinan pembajakan pesawat dari Libya yang mendarat paksa di Malta. Pasukan keamanan dan tim gawat darurat sudah bersiap siaga," kata dia. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP