CEK FAKTA: Tidak Benar Driver Ojol jadi Korban Klitih di Jogja, Ini Fakta Sebenarnya

Pengemudi ojek online yang diklaim menjadi korban kejahatan jalanan atau klitih di Simpang Tiga Barat Mirota Kampus Jogja adalah keliru. Faktanya, luka di mata yang dialami oleh korban ternyata akibat dari pemukulan oleh temannya sendiri di daerah Jalan Kaliurang.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
CEK FAKTA: Tidak Benar Driver Ojol jadi Korban Klitih di Jogja, Ini Fakta Sebenarnya
CCTV ©2021 Merdeka.com

Beredar unggahan di media sosial berupa foto yang memperlihatkan seorang pengemudi ojek online dengan luka lebam di bagian mata. Unggahan tersebut dilengkapi dengan narasi bahwa pengemudi ojek online tersebut menjadi korban kejahatan jalanan atau klitih di Simpang Tiga Barat Mirota Kampus Jogja.

Dalam narasi disebutkan jika korban berpapasan dengan pelaku yang berjumlah 4 orang menggunakan 2 motor, kemudian pelaku tersebut mengejar dan menganiaya korban di Simpang Tiga Barat Mirota Kampus Jogja.

Penelusuran

Hasil penelusuran, dilansir dari akun Instagram resmi Polresta Yogyakarta @polresjogja, menginformasikan bahwa unggahan pengemudi ojek online yang menjadi korban klitih tersebut tidak benar. Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui kronologi kejadian yang sesungguhnya adalah pengemudi ojek online tersebut luka lebam akibat berkelahi dengan rekannya sesama pengemudi ojek online.

Diimbau kepada warga masyarakat jangan langsung percaya dengan berita kejadian yang diposting di medsos, jika memang menjadi korban tindak pidana silakan langsung melapor ke kantor polisi setempat untuk segera ditindaklanjuti.

"Menanggapi postingan di sejumlah akun terkait kejadian pemukulan driver ojol di kawasan Blimbingsari, Personil Reskrim Polsek Gondokusuman dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu M. Deny Ismail, S.H, M.H melaksanakan koordinasi dengan Personil Sat Reskrim Polres Sleman yang dipimpin oleh AKP Roni untuk menindak lanjuti postingan di media sosial terkait dengan peristiwa kejahatan jalanan yang terjadi di Blimbingsari perbatasan antara wilayah Kota Yogyakarta dengan Kabupaten Sleman, dari kegiatan tersebut didapatkan fakta bahwa peristiwa tersebut bukanlah peristiwa kejahatan jalanan serta didapatkan fakta bahwa luka di mata yang dialami oleh korban ternyata akibat dari pemukulan oleh temannya sendiri di daerah Jalan Kaliurang. Selanjutnya korban dibawa oleh Kasat Reskrim Polres Sleman ke Polsek Depok Timur / Polres Sleman untuk dilakukan upaya lebih lanjut.

Diimbau kepada warga masyarakat jangan sepenuhnya langsung percaya dengan berita kejadian yang diposting di medsos, jika memang menjadi korban tindak pidana silakan langsung melapor ke kantor polisi setempat untuk segera ditindaklanjuti.." tulis akun Instagram @polresjogja.

Kesimpulan

Pengemudi ojek online yang diklaim menjadi korban kejahatan jalanan atau klitih di Simpang Tiga Barat Mirota Kampus Jogja adalah keliru. Faktanya, luka di mata yang dialami oleh korban ternyata akibat dari pemukulan oleh temannya sendiri di daerah Jalan Kaliurang.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://www.instagram.com/p/CcZXV8GJdP4/
https://www.kominfo.go.id/content/detail/41269/disinformasi-pengemudi-ojek-online-menjadi-korban-klitih-di-simpang-tiga-barat-mirota-kampus-jogja/0/laporan_isu_hoaks

Rekomendasi