CEK FAKTA: Mandi Air Hujan Mempermudah Kehamilan?
Merdeka.com - Informasi yang menyebutkan bagi suami istri sudah lama menikah tetapi belum memiliki keturunan, disarankan untuk mandi air hujan bersama untuk program kehamilan.
Narasi yang diunggah akun Facebook, mengklaim air hujan bisa membunuh sel-sel yang menghambat kehamilan. Berikut narasinya:
"Kalau Kepengen Hamil Setelah Lama Nikah Tapi Belum Punya Anak, itu apa. Suami Istri Suruh Hujan-Hujanan bareng, Serius ini. antumbuka Ayat Alquran Yg artinya " Dan Kami jadikan Air Hujan Yang turun Agar Segala Sesuatu Yang sebelumnya mati Itu Menjadi Hidup" Kmudian Para Ulama Menafsirkan Boleh Jadi ketika Sepasang Suami istri belum bisa punya Anak Brarti Ada sel Atau apalah dalam Tubuh diantara mereka Yang M4ti, Maka Dgn Harapan air hujan yg Membawa barokah Sel yg M4ti Bisa Hidup Kembali.”
Penelusuran
Berdasarkan laporan hoaks situs Kominfo, bahwa mandi air hujan bersama bagi pasangan suami istri dapat mempercepat proses kehamilan adalah tidak benar.
Menurut Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dr. Hendrik Juarsa, SpOG, mengatakan Bagi pasangan suami istri yang sudah lama menikah tetapi masih belum hamil, sebaiknya berkonsultasi kepada dokter kandungan.
"Tidak benar mandi air hujan bareng bisa membuat sang istri cepat hamil," katanya dikutip dari Tempo.co.
Menurut Hendrik, banyak permasalahan mengapa pasangan suami istri sulit mendapatkan keturunan. Masing-masing kasus tersebut memiliki penanganan berbeda. Oleh karena itu, berkonsultasi ke dokter dibutuhkan untuk mengetahui penyebab kesulitan untuk hamil tersebut.
Sementara itu, mengutip dari Detik Health, sedikitnya 1 dari 4 pasangan di negara berkembang mengalami infertilitas atau tidak subur. Berbagai hal bisa mejadi penyebab sulitnya pasangan memperoleh keturunan.
"Status tidak subur pada sekitar 25 persen pasangan terjadi juga di Indonesia. Karena itu, pasangan tidak perlu malu atau ragu segera berkonsultasi ke dokter bila tak juga menunjukkan tanda-tanda kehamilan. Jangan terlalu lama menunggu supaya bisa segera dicari solusinya," kata dokter ahli kandungan dan kehamilan dr Beeleonie, BMedSc, SpOG (K).
Menurut Beeleonie, suami dan istri punya peluang mengalami ketidaksuburan yang sama sekitar 35 persen. Pria relatif lebih diuntungkan karena punya siklus pembentukan sperma (spermatogenesis), yang memungkinkan produksi dan mutu sperma tetap terjaga. Hal ini tidak terjadi pada wanita yang hanya punya 700 ribu sel telur dari pubertas hingga menopause.
Dengan jumlah sel telur yang terbatas, pasangan suami istri harus segera mencari solusi segera mendapat momongan misal bayi tabung. Pemeriksaan sebelum penerapan bayi tabung memungkinkan suami istri mengetahui status kesehatan sistem reproduksinya. Selanjutnya, pasangan bisa memperbaiki pola hidup dan menjaga kesehatannya demi keberhasilan proses bayi tabung.
Kesimpulan
Mandi air hujan bersama bagi pasangan suami istri diklaim dapat memproses kehamilan adalah tidak benar alias hoaks. Bagi pasangan yang belum mendapatkan keturunan sebaiknya berkonsultasi kepada dokter kandungan.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi
https://cekfakta.tempo.co/fakta/2005/keliru-mandi-air-hujan-untuk-program-kehamilanhttps://www.kominfo.go.id/content/detail/45232/hoaks-mandi-air-hujan-untuk-program-kehamilan/0/laporan_isu_hoakshttps://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4350308/infertil-1-dari-4-pasangan-di-indonesia-susah-punya-anak (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya