CEK FAKTA: Hoaks RS Premier Bintaro Lockdown Karena Tenaga Medis Kena Corona

Kamis, 26 Maret 2020 13:14 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Hoaks RS Premier Bintaro Lockdown Karena Tenaga Medis Kena Corona Ilustrasi Hoax. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Beredar melalui pesan WhatsApp jika RS Premier Bintaro lockdown karena petugas rumah sakit positif virus corona atau Covid-19.

Pesan yang beredar bernarasi;

Sis and Broo. Avoid RS Premier Bintaro dlu ya. Lg kena lockdown. 19 tenaga medis positif terkena covid19.

Penelusuran

Penelusuran tim Cek Fakta merdeka.com, pihak Rumah Sakit Premier Bintaro melalu akun Instagramnya @rspremierbintaro membantah jika RS Premier Bintaro melakukan lockdown.

Berikut keterangan resmi yang disampaikan Manajemen RS Premier Bintaro:

Tangerang Selatan, 19 Maret 2020 Manajemen Ramsay Sime Darby Health Care Indonesia (RSDHI) menyatakan bahwa dalam masa tanggap darurat Covid-19 di Indonesia. RS PREMIER BINTARO TETAP BEROPERASI NORMAL (TIDAK LOCK DOWN). Kami fokus dalam melakukam screening Covid-19 pada pasien, pengunjung, dokter dan staf, jika ada indikasi pasien dengan gejala mengara kepada Covid-19, maka akan segera dirujuk ke rumah sakit rujukan yang ditentukan Kementerian Kesehatan RI untuk ditangani sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Segala bentuk pemberintaan yang bukan berasal dari Manajemen RSDHI adalah di luar tanggung jawa kami. Kami menjamin kepada masyarakat bahwa kami mengambil semua tindakan yang dipelukan untuk menyediakan lingkungan yang aman bagi pasien, dokter, staf dan semua orang yang berada dalam lingkungan rumah sakit. Harap pengunjung rumah sakit mematuhi arahan dan peraturan keselamatan yang telah ditetapkan.

hoaks rs premier bintaro lockdown

2020 Merdeka.com/ instagram RS Premier Bintaro


Kesimpulan

RS Premier Bintaro lockdown karena petugas rumah sakit positif virus corona atau Covid-19 tidak benar atau hoaks. Pihak manajemen rumah sakit menegaskan RS Premier Bintaro tetap melayani pasien.

Jika ada indikasi pasien dengan gejala mengara kepada Covid-19, maka akan segera dirujuk ke rumah sakit rujukan yang ditentukan Kementerian Kesehatan RI untuk ditangani sesuai dengan prosedur yang berlaku. [dan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini