Beredar sebuah foto anak yang tidak sadarkan diri dan foto binatang seperti kaki seribu atau luwing. Dalam narasinya, anak itu dikatakan meninggal dunia karena gigitan dari kaki seribu.
Disebutkan pula, kaki seribu atau luwing memiliki bisa yang mematikan yang menyebabkan kematian.
"Hewan ini sangat menakutkan disebut hewan berbisa bisa membunuh manusia seoarang anak laki-laki di provinsi pailin mati karena gigitan hewan ini harap berhati-hati semuanya!!
Tolong bantu share untuk menyebarkan kesadaran kepada semua orang
Berlanjut dariku: Heang Tola."
Penelusuran
Dilansir dai Kompas.com, kaki seribu atau luwing diketahui tidak menggigit atau menyengat. Meski demikian, luwing memiliki pertahanan kimia meski dalam jumlah yang sangat kecil.
Umumnya, cairan kimia yang dikeluarkan luwing jika mengenai kulit manusia dapat ditangani dengan mencuci tangan secara menyeluruh menggunakan sabun.
Sedangkan dalam situs kesehatan, Alodokter.com, kaki seribu tidaklah menggigit atau menyengat, termasuk manusia. Akan tetapi, saat merasa terancam, hewan ini bisa menggulung tubuhnya, lantas mengeluarkan beberapa substansi beracun, utamanya asam hidroklorit dan hidrogen sianida.
Kedua substansi ini bisa membuat kulit yang berkontak terasa terbakar, kehitaman, kemerahan, gatal, melepuh, bengkak, dan mengalami gejala peradangan lainnya akibat iritasi.
Jika Anda alergi terhadap salah satu atau kedua substansi ini, reaksi radang yang muncul bisa jauh lebih berat, bahkan bisa sampai membuat wajah bengkak, sesak, mengi, pusing, mual, muntah, jantung berdebar, ruam kulit sekujur tubuh, dan beragam gejala serius lainnya. Bagi hewan predatornya, kontak dengan substansi ini juga bisa memicu asfiksia, yakni sensasi seperti kehabisan napas.
Radang akibat kontak dengan racun dari kaki seribu kebanyakan tidak berbahaya. Kondisi ini bisa ditangani cukup dengan langsung mencuci bagian kulit yang meradang dengan air bersih, mengalir, hangat-hangat kuku, lantas disabuni atau dioleskan pelembab (sepergi lidah buaha), diistirahatkan, dan jangan sembarangan diberi obat.
Akan tetapi, jika radang di kulit tampak cukup parah, apalagi sampai menimbulkan gejala sistemik berat, lebih aman hal ini diperiksakan langsung saja ke dokter atau dokter kulit.
Kesimpulan
Kaki seribu diklaim memiliki bisa yang mematikan adalah tidak benar. Faktanya, kaki seribu tidaklah menggigit atau menyengat. Tapi, saat merasa terancam hewan ini mengeluarkan cairan kimia jika mengenai kulit cukup dengan mencuci tangan secara menyeluruh menggunakan sabun.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi
https://sains.kompas.com/read/2018/12/05/180200223/sama-sama-berkaki-banyak-ahli-ungkap-perbedaan-kelabang-dan-luwing?page=all
https://www.alodokter.com/komunitas/topic/kaki-seribu