CEK FAKTA: Hoaks DKI Raih Penghargaan Transportasi Setelah Sepeda Diizinkan Masuk Tol

Jumat, 6 November 2020 16:52 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Hoaks DKI Raih Penghargaan Transportasi Setelah Sepeda Diizinkan Masuk Tol DKI Jakarta Raih Kota Terbaik Dunia Bidang Transportasi. ©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Beredar narasi yang mengklaim DKI Jakarta meraih penghargaan Sustainable Transport Award (STA) program integrasi antarmoda transportasi publik dunia karena kebijakan sepeda boleh melewati jalan tol.

"DKI dapet penghargaan tranportasi sedunia, sepeda masuk tol". Unggahan tersebut turut menyertakan pula foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seolah-olah tengah mengayuh sepeda di jalan tol.

hoaks dki raih penghargaan transportasi setelah sepeda diizinkan masuk tol
©Kominfo

Penelusuran

Hasil penelusuran terkait klaim DKI Jakarta meraih penghargaan Sustainable Transport Award (STA) karena kebijakan sepeda boleh melewati jalan tol adalah tidak benar. Dilansir dari CNN Indonesia artikel berjudul "Juri Beberkan Alasan Jakarta Raih Penghargaan Transportasi" pada 31 Oktober 2020.

Lembaga Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) membeberkan keberhasilan Jakarta meraih Sustainable Transport Award 2021 dipengaruhi setidaknya dua kebijakan transportasi. Keduanya antara lain integrasi antar-moda transportasi dan upaya menciptakan jalan lingkungan yang ramah pejalan kaki serta pesepeda.

Senior Communications & Partnerships Manager at ITDP Indonesia Fani Rachmita merinci, faktor pertama Jakarta meraih penghargaan ini lantaran integrasi layanan TransJakarta dengan Light Rail Transit (LRT) serta Moda Raya Terpadu (MRT).

"Dalam payung JakLingko, upaya DKI Jakarta untuk dapat mengintegrasikan semua moda transportasi baik secara fisik maupun pembayaran, terbilang ambisius dalam beberapa tahun terakhir," terang Fani dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/10).

Kemudian, pada era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terdapat program penataan stasiun KRL serta bus. Selain itu, ada pula pengembangan armada bus listrik di Ibu Kota yang diproyeksikan bakal diterapkan pada 2030.

"Penataan stasiun transportasi publik milik DKI Jakarta dengan KRL Commuter Line di awal tahun ini, menjadi tonggak baru sistem integrasi transportasi publik di Jabodetabek," jelas dia.

Salah satu bentuk implementasi integrasi KRL dengan bus ialah pembentukan Terowongan Kendal. Terowongan ini dikhususkan bagi para pejalan kaki dari kereta bandara, stasiun kereta hingga TransJakarta.

"Pembangunan fasilitas pejalan kaki di Jakarta selama 2 tahun ke belakang juga terbilang masif. Program-program berbasis pelibatan masyarakat seperti #JalanJakarta juga dilakukan untuk menciptakan jalan lingkungan yang lebih ramah," beber Fani.

Lingkungan yang ramah pejalan kaki, menurut Fani, diikuti dengan menciptakan fasilitas yang bersahabat dengan pesepeda. Langkah ini ditandai dengan uji coba jalur sepeda sepanjang 63 km pada tahun 2019.

Upaya merencanakan jalur sepeda tersebut diklaim Fani mendapat sambutan positif dari masyarakat.

"Hal ini terbayar ketika masa pandemi COVID-19 di mana terjadi lonjakan pesepeda hingga 10 kali lipat di ruas-ruas jalan utama Jakarta," terang dia lagi.

Kesimpulan

Klaim DKI Jakarta meraih penghargaan Sustainable Transport Award (STA) karena kebijakan sepeda boleh melewati jalan tol adalah tidak benar. Faktanya, keberhasilan Jakarta meraih penghargaan STA dipengaruhi integrasi antar-moda transportasi dan upaya menciptakan jalan lingkungan yang ramah pejalan kaki serta pesepeda.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini