Beredar Video Perwira Polri dan Perangkat Desa Dukung 01, Polda Sumut Sebut Hoaks

Selasa, 2 April 2019 15:13 Reporter : Yan Muhardiansyah
Beredar Video Perwira Polri dan Perangkat Desa Dukung 01, Polda Sumut Sebut Hoaks Tangkapan layar video diduga polisi dan perangkat desa dukung Capres 01. Istimewa

Merdeka.com - Video yang diduga berisi dukungan perangkat desa dan pejabat kepolisian di Asahan kepada pasangan Capres Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Asahan, Sumut, beredar di media sosial. Polda Sumut menyatakan video itu hoaks. Polisi memastikan narasi aslinya adalah ajakan untuk menjaga keamanan dan menjauhi narkoba.

Video itu diduga diambil di Desa Silo Lama, Kecamatan Silo Laut, Asahan. Dalam video itu, sejumlah orang berbaris rapi di tangga masjid. Dua di antaranya yakni yang di tengah dan di pinggir mengenakan seragam Polri.

Yang di tengah dipastikan sebagai Wakapolres Asahan Kompol M Taufiq. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja tidak menbantah kehadiran perwira menengah itu.

Dalam video terdengar suara diduga dari pria di samping Taufik yang mengatakan "Desa Silo Lama bekerja sama dengan remaja masjid yang ada di Masjid Nurul Amin Desa Silo Lama mendukung program pemerintah dan insya Allah 2020 yang akan datang Silo Laut ini bisa mendunia."

Dua pria yang berada di samping Taufik kemudian bergantian menyatakan "Kami Silo Laut 2020 mendunia."

Selanjutnya, salah satunya mengatakan, "Dan saya tekankan kepada masyarakat khususnya generasi muda, jangan lupa untuk 17 April yang akan datang aspirasi kita ke nomor urut 1. Siap?" tanyanya.

Ucapan itu langsung dijawab serentak, "Siap."

Namun, Tatan menyatakan, video itu hoaks. "Video yang ada kalimat 'satunya' itu tidak benar, Propam sudah melakukan penyelidikan. Dari hasil klarifikasi Propam kepada anggota bahwa tidak ada menyebutkan 'satu'," kata Tatan.

Dalam video versi lain, berisi ajakan kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan menjauhi narkoba. "Dan saya tekankan kepada masyarakat terkhusus generasi muda, untuk menjaga kamtibmas dan jauhi narkoba."

Mantan Kapolres Asahan ini mengatakan, pihaknya tetap melakukan penyelidikan dalam kasus ini. "Namun kita juga menunggu laporan," tegasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Hoaks
  2. Berita Hoax
  3. Medan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini