2 Pemainnya Berkelahi di Laga Vs MU dan Satu di Antaranya Dapat Kartu Merah, Manajer Everton David Moyes: Saya Senang Lihatnya!

David Moyes mengomentari insiden antara Idrissa Gueye dan Michael Keane.

Gregah Nurikhsani
Oleh Gregah Nurikhsani - Reporter
2 Pemainnya Berkelahi di Laga Vs MU dan Satu di Antaranya Dapat Kartu Merah, Manajer Everton David Moyes: Saya Senang Lihatnya!
Wasit memberikan kartu merah kepada Idrissa Gueye usai terlibat pertengkaran dengan rekan setimnya Michael Keane di laga Everton kontra MU di Old Trafford. (Darren Staples / AFP) ((Darren Staples / AFP))

Everton kembali menarik perhatian setelah meraih kemenangan krusial 1-0 atas Manchester United pada pekan ke-12 Liga Inggris 2025/2026 yang berlangsung di Old Trafford, pada Selasa (25/11/2025).

Hasil pertandingan ini tidak hanya menarik karena skor, tetapi juga karena drama kartu merah yang diterima Idrissa Gueye serta pujian yang diberikan David Moyes terhadap usaha keras timnya, termasuk kepada Kiernan Dewsbury-Hall yang mencetak gol.

Pertandingan ini berlangsung dengan keras dan penuh semangat sejak awal. Everton sempat mengalami guncangan akibat insiden antara Gueye dan Michael Keane yang berujung pada kartu merah.

Meski begitu, tim tamu menunjukkan disiplin yang tinggi dan berhasil membawa pulang tiga poin berkat gol tunggal dari Dewsbury-Hall. David Moyes, yang kembali ke Old Trafford sebagai manajer Everton, menganggap kemenangan ini sebagai cerminan karakter dan ketahanan mental yang diperlihatkan oleh skuadnya sepanjang pertandingan. Ia juga menekankan bahwa insiden kartu merah tidak mengganggu fokus tim dalam meraih hasil terbaik.

Dengan hasil ini, Everton semakin memperbaiki posisi mereka di klasemen dan menunjukkan kemajuan yang signifikan di bawah kepemimpinan Moyes. Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi tim untuk terus bersaing dalam kompetisi yang ketat.

Moyes Kritik Kartu Merah yang Diterima oleh Gueye

David Moyes memulai komentarnya dengan memberikan penilaian terhadap insiden yang melibatkan Idrissa Gueye dan Michael Keane. Menurutnya, kejadian tersebut jarang terjadi, namun merupakan bagian dari dinamika dalam tim yang kompetitif.

"Kami jarang melihat itu. Kalau bukan karena kejadian setelahnya, saya rasa tidak ada yang akan terkejut. Saya pikir wasit bisa sedikit lebih lama mempertimbangkan keputusan itu. Saya diberi tahu bahwa jika Anda menampar rekan setim atau meninggalkan tangan Anda, Anda bisa mendapat masalah, tapi ada sisi lain dari itu. Saya justru suka pemain saya bertengkar dan saling marah," ujar Moyes.

Ia berpendapat bahwa reaksi emosional adalah hal yang wajar dalam tim yang berambisi untuk menang.

"Kalau Anda ingin tim pemenang, dengan ketahanan dan kekuatan seperti yang membawa kami menang hari ini, maka Anda butuh pemain yang bereaksi seperti itu. Saya kecewa karena kami dapat kartu merah, tapi setiap pemain akan mengatakan betapa marahnya mereka kepada rekan sendiri," ungkap Moyes.

Selain itu, ia juga memastikan bahwa Gueye telah mengungkapkan penyesalan atas insiden tersebut di ruang ganti. "Ia sudah meminta maaf di ruang ganti karena kartu merah itu, memuji rekan-rekannya atas performa malam ini, dan berterima kasih kepada mereka," tambahnya.

Dewsbury-Hall Layak Dapat Pujian

Selain membahas insiden yang terjadi, Moyes juga memberikan apresiasi khusus kepada Kiernan Dewsbury-Hall. Pemain tersebut berhasil mencetak gol kemenangan melalui tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti.

"Dia bermain sangat baik. Golnya adalah apa yang kami inginkan darinya. Dia sedikit kurang beruntung karena tidak mencetak lebih banyak gol musim ini. Dia sangat membantu kami sebagai tim dan turut meningkatkan level permainan kami," ujar Moyes.

Ia menegaskan bahwa Dewsbury-Hall merupakan salah satu pemain yang selalu memberikan kontribusi terbaik. "Saya sangat senang untuknya karena dia bekerja sangat keras dan merupakan profesional yang solid," tambahnya.

Pujian tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran Dewsbury-Hall dalam tim, terutama dalam situasi-situasi krusial seperti ini. Dengan dedikasi dan kerja kerasnya, ia berhasil menjadi salah satu pilar utama yang mendukung performa tim secara keseluruhan.

Rekomendasi