Real Madrid berhasil mengamankan kemenangan krusial atas Getafe untuk menjaga harapan mereka di La Liga pada Kamis (24/4/2025) dini hari WIB. Meskipun meraih hasil positif, kemenangan ini ternoda oleh cedera yang dialami oleh dua pemain penting mereka. David Alaba dan Eduardo Camavinga mengalami cedera saat bertanding di Coliseum.
Carlo Ancelotti menyampaikan berita mengecewakan mengenai kondisi kedua pemain tersebut. Keduanya diperkirakan tidak akan bisa tampil dalam final Copa del Rey melawan Barcelona yang akan berlangsung akhir pekan ini. Hal ini menjadi tantangan besar bagi Ancelotti dalam merumuskan strategi untuk pertandingan penting tersebut.
Advertisement
Alaba dan Camavinga Mengalami Cedera
Ancelotti menyatakan bahwa Camavinga dan Alaba mengalami ketidaknyamanan pada otot mereka. Keduanya perlu menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan seberapa parah kondisi yang mereka alami. Pelatih asal Italia tersebut menunjukkan sikap pesimis mengenai kemungkinan kedua pemain dapat pulih dengan cepat. Jika Alaba tidak dapat bermain, Fran García akan menjadi satu-satunya pilihan yang tersedia untuk mengisi posisi bek kiri.
"Camavinga harus menjalani pemeriksaan besok, namun dia dan Alaba mengalami masalah otot. Sulit bagi mereka untuk tampil pada hari Sabtu. Fran García adalah satu-satunya pengganti di bek kiri," ungkap Ancelotti kepada Marca.
Advertisement
Real Madrid Mengalami Kesulitan saat Menghadapi Getafe
Madrid menunjukkan performa yang lebih baik di babak pertama, namun mereka harus berjuang keras di babak kedua. Ancelotti mengakui bahwa timnya mengalami kesulitan dalam mempertahankan permainan yang solid. Meskipun demikian, target utama untuk meraih tiga poin akhirnya tercapai. Masalah efektivitas di lini depan masih menjadi perhatian yang perlu diperbaiki.
"Saya tidak marah karena tujuan kami adalah meraih tiga poin. Babak pertama lebih baik, babak kedua lebih menderita," ungkap Ancelotti.
"Kami mencari soliditas di belakang tetapi kurang efektif di depan. Kami harus lebih tajam," imbuhnya.
Advertisement
Carlo Ancelotti Berikan Pujian Buat Arda Güler
Guler berhasil menjadi pahlawan kemenangan bagi Madrid melalui penampilan yang sangat mengesankan. Ancelotti memberikan pujian terhadap kemampuan pemain muda asal Turki tersebut dalam membangun konstruksi permainan tim.
Pelatih Madrid itu juga menekankan bahwa Guler lebih memiliki potensi untuk berperan sebagai gelandang ketimbang sebagai penyerang. Ancelotti menilai bahwa kualitas Guler dalam mengatur jalannya permainan sangat luar biasa.
"Masa depan Guler lebih cocok sebagai gelandang daripada penyerang. Kualitasnya dalam membangun permainan sangat fenomenal," ungkap Ancelotti.
Advertisement
Evaluasi Carlo Ancelotti mengenai Endrick, Brahim, dan Rodrygo
Endrick mendapatkan dua kesempatan emas untuk mencetak gol, namun sayangnya ia tidak berhasil memanfaatkannya. Ancelotti, pelatih tim, tidak menyalahkan Endrick dan memahami kondisi yang dialami oleh pemain muda Brasil tersebut.
Brahim Díaz dinilai menunjukkan performa yang sangat baik meskipun sebelumnya jarang mendapatkan kesempatan bermain. Di sisi lain, Rodrygo tetap mendapatkan kepercayaan dari Ancelotti meskipun sedang mengalami masa sulit dalam permainannya.
"Endrick punya dua peluang. Yang pertama tidak bisa dia lakukan lebih baik. Yang kedua dia offside," jelas Ancelotti.
"Brahim sempat jarang bermain tapi hari ini bermain sangat komplet. Rodrygo secara statistik harus tetap main karena saya percaya dia akan segera mencetak gol," lanjutnya.
Dengan absennya dua pemain kunci akibat cedera, Ancelotti dituntut untuk berpikir kreatif dalam menghadapi Barcelona di final Copa del Rey. Pertanyaannya kini adalah, bisakah Madrid mengatasi ketidakhadiran Alaba dan Camavinga?