5 Pemain Berkualitas Era Luis Milla yang Layak Dilirik oleh Patrick Kluivert di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia saat ini dipimpin oleh Patrick Kluivert, pelatih asal Belanda yang menggantikan Shin Tae-yong setelah pemecatannya pada 6 Januari lalu.

Ana Dewi
Oleh Ana Dewi - Reporter
5 Pemain Berkualitas Era Luis Milla yang Layak Dilirik oleh Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia - Saddil Ramdani, Hanif Sjahbandi, Stefano Lilipaly (Bola.com/Adreanus Titus) (© 2025 Bola.com)

Tim nasional Indonesia kini berada di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert. Pelatih asal Belanda ini menggantikan Shin Tae-yong yang dipecat pada tanggal 6 Januari lalu. Pada Rabu (8/1/2025), Patrick Kluivert secara resmi diperkenalkan oleh PSSI sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Kluivert, yang berusia 48 tahun, telah menandatangani kontrak selama dua tahun hingga 2027 dengan kemungkinan perpanjangan. Sebelumnya, sebelum Kluivert dan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia dilatih oleh Luis Milla. Pelatih asal Spanyol ini telah memberikan kontribusi yang signifikan meskipun masa jabatannya tidak mencapai dua tahun.

Di era Bima Sakti dan Simon McMenemy, beberapa pemain yang menjadi andalan Luis Milla masih dipertahankan sebagai pilihan utama. Namun, seiring dengan kepemimpinan Shin Tae-yong, banyak dari pemain utama era Milla yang mulai tersisih. Terdapat perubahan besar dalam susunan pemain Tim Garuda ketika pelatih baru mengambil alih. Dengan adanya pergantian pelatih, peluang bagi sejumlah pemain untuk kembali membela Timnas Indonesia terbuka lebar. Patrick Kluivert memiliki kesempatan untuk memberikan kesempatan kepada pemain-pemain tersebut dan mengembalikan performa terbaik mereka.

Deretan Pemain Berkualitas Era Luis Milla yang Layak Dilirik Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia - Saddil Ramdani, Hanif Sjahbandi, Stefano Lilipaly (Bola.com/Adreanus Titus) © 2025 Bola.com

Saddil Ramdani merupakan sosok penting dalam tim yang dilatih oleh Luis Milla. Pelatih berusia 58 tahun tersebut adalah orang yang memberikan kesempatan pertama kepada Saddil untuk bermain di Timnas Indonesia. Dengan kemampuan yang dimiliki, Saddil sering kali menghiasi susunan pemain utama. Dia telah mencatatkan 26 penampilan dan berhasil mencetak dua gol untuk Tim Garuda.

Namun, sudah lebih dari satu tahun Saddil tidak memperkuat Timnas Indonesia, karena tidak ada panggilan dari Shin Tae-yong sejak Januari 2024. Saat ini, mantan pemain Persela Lamongan tersebut berkompetisi di Sabah FC dalam Liga Super Malaysia. Di musim ini, Saddil Ramdani telah tampil dalam sepuluh laga dan berhasil mencetak tiga gol.

Deretan Pemain Berkualitas Era Luis Milla yang Layak Dilirik Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia - Saddil Ramdani, Hanif Sjahbandi, Stefano Lilipaly (Bola.com/Adreanus Titus) © 2025 Bola.com

Septian David Maulana menunjukkan penampilan yang mengesankan pada masa kepelatihan Luis Milla. Dapat dikatakan bahwa performa terbaik gelandang berusia 28 tahun ini terjadi di bawah arahan mantan pelatih Timnas Spanyol U-21 tersebut. Ia tampil dalam dua pertandingan pada Asian Games 2018. Di level tim nasional, Septian David telah mencatatkan 10 penampilan.

Gelandang yang lahir pada 2 September 1996 ini terakhir kali memperkuat Tim Merah Putih di Kualifikasi Piala Dunia 2019. Pemain asal Semarang, Jawa Tengah ini masih menjadi salah satu pemain kunci PSIS Semarang di BRI Liga 1. Pada musim ini, Septian David Maulana telah bermain sebanyak 16 kali untuk Laskar Mahesa Jenar, dengan mencetak tiga gol dan memberikan dua assist.

Bintang-bintang Persib Menjadi Tulang Punggung Timnas Indonesia: Era Luis Milla hingga Shin Tae-yong, Kini Beckham di Tangan Kluivert
Timnas Indonesia - Rachmat Iriyanto, Marc Klok, Febri Haryadi (Bola.com/Adreanus Titus) Timnas Indonesia - Rachmat Iriyanto, Marc Klok, Febri Haryadi (Bola.com/Adreanus Titus)

Rezaldi Hehanussa merupakan salah satu pemain favorit Luis Milla di Timnas Indonesia. Bek berusia 29 tahun ini sering mendapatkan kesempatan bermain dalam sejumlah laga persahabatan internasional serta di Asian Games 2018. Namun, di bawah kepelatihan Shin Tae-yong, pemain yang lahir pada 7 November 1995 ini tidak mendapatkan kesempatan untuk mengenakan jersey Timnas Indonesia. Selain faktor teknis, kemungkinan cedera yang dialami Rezaldi juga menjadi alasan mengapa ia tidak masuk dalam skuad Garuda.

Pada musim ini, Rezaldi hanya tampil sekali bersama Persib Bandung. Saat ini, ia masih dalam proses pemulihan dan berada di bawah pengawasan fisioterapi akibat cedera yang dideritanya. Jika ia berhasil pulih dan kembali ke performa terbaiknya, tidak ada salahnya untuk melihat sejauh mana kemampuan yang dimiliki oleh pemain ini.

3 Free Kick Spesialist Timnas Indonesia: Alternatif Mencari Gol ke Gawang China
Official training Timnas Indonesia jelang pertandingan melawan China di SUGBK, Jakarta, Rabu (4-6-2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi) (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Setafano Lilipaly telah mencatatkan 30 caps bersama Timnas Indonesia senior. Fano merupakan salah satu pemain kunci di era kepelatihan Luis Milla. Namun, belakangan ini, namanya mulai tersisih dari skuad Garuda. Pertandingan uji coba melawan Turkmenistan pada tanggal 9 Agustus 2023 menjadi momen terakhir bagi Fano di Timnas Indonesia. Meskipun demikian, performanya tidak bisa diragukan.

Pemain yang akan berulang tahun ke-35 pada 10 Januari 2025 ini masih memiliki potensi untuk meningkatkan kekuatan lini depan Timnas Indonesia yang sering kali kesulitan mencetak gol. Di BRI Liga 1 2024/2025, Fano telah mencetak empat gol dan memberikan empat assist dari 19 penampilan.

Deretan Pemain Berkualitas Era Luis Milla yang Layak Dilirik Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia - Saddil Ramdani, Hanif Sjahbandi, Stefano Lilipaly (Bola.com/Adreanus Titus) © 2025 Bola.com

Hanif Sjahbandi merupakan seorang gelandang bertahan yang berusia 27 tahun. Meskipun memiliki pengalaman yang cukup, ia belum pernah dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam kompetisi resmi. Hal ini sangat berbeda dibandingkan dengan masa kepelatihan Luis Milla, di mana Hanif selalu menjadi bagian dari skuad Garuda. Sepanjang kariernya, Hanif telah mencatatkan sembilan caps bersama Timnas Indonesia. Pertandingan terakhirnya mengenakan seragam Merah Putih terjadi pada bulan Oktober 2019 saat Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Saat ini, Hanif Sjahbandi bermain untuk Persija Jakarta, di mana ia telah tampil dalam 18 pertandingan dan berhasil mencetak dua gol pada BRI Liga 1 2024/2025. Dengan performa yang konsisten, ia berharap dapat kembali mendapatkan kesempatan untuk membela negara. Kontribusinya di level klub menunjukkan bahwa ia masih memiliki kemampuan untuk bersaing di level internasional.

"Saya tetap optimis untuk bisa kembali ke Timnas," ungkap Hanif.

Rekomendasi