Barito Putera Berada di Jurang Degradasi BRI Liga 1: Bencana Besar bagi Sepak Bola Banjarmasin dan Kalsel

Barito Putera kini terancam terdegradasi di BRI Liga 2024/2025. Bambang Harsoyo, mantan kapten tim, menilai hal ini akan menjadi bencana besar.

Gatot Sumitro
Oleh Gatot Sumitro - Reporter
Barito Putera Berada di Jurang Degradasi BRI Liga 1: Bencana Besar bagi Sepak Bola Banjarmasin dan Kalsel
Persib Bandung melawan Barito Putera. (Bola.com/Instagram Persib Bandung). (© 2025 Bola.com)

Barito Putera saat ini terjebak di zona degradasi BRI Liga 2024/2025. Bambang Harsoyo, mantan kapten tim, mengungkapkan bahwa akan menjadi 'bencana besar' jika Laskar Antasari terpaksa turun ke Liga 2. Dengan posisi Rizki Pora dan rekan-rekannya yang berada di peringkat enam belas klasemen sementara dengan 31 poin, kekhawatiran semakin meningkat. Meskipun masih ada dua pertandingan tersisa, yaitu menjamu PSM dan tandang ke PSIS, Barito Putera masih memiliki peluang untuk bertahan jika mereka mampu meraih kemenangan dalam kedua laga tersebut.

Namun, perlu dicatat bahwa tambahan enam poin dari dua pertandingan tersebut tidak menjamin keselamatan tim yang dilatih oleh Vitor Tinoco ini. Nasib Barito Putera, yang merupakan warisan almarhum HA Sulaiman HB, juga tergantung pada hasil pertandingan tiga tim lainnya, yaitu Semen Padang, Madura United, dan Persis. Dengan selisih poin yang hanya satu hingga empat, Barito Putera masih bisa mengejar ketiga rivalnya yang saat ini berada di atas mereka. Di sisi lain, jika Barito Putera gagal meraih kemenangan melawan PSM pada pekan ke-33 yang akan berlangsung di Stadion Demang Lehman Martapura pada hari Sabtu, 17 Mei 2025, mereka harus bersiap-siap untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Liga 1.

Bencana

Bambang Harsoyo: Bencana Besar Jika Barito Putera Degradasi dari BRI Liga 1 2024/2025
Persib Bandung melawan Barito Putera. (Bola.com/Instagram Persib Bandung). © 2025 Bola.com

Bambang Harsoyo menyatakan keprihatinannya terhadap keadaan Barito Putera saat ini. Menurut mantan pemain yang telah memperkuat tim ini selama lima tahun antara 1996 hingga 2001, Barito Putera adalah klub yang seharusnya memiliki kesejahteraan yang baik.

"Kekeluargaan sangat kuat yang diterapkan manajemen membuat pemain merasa nyaman. Barito Putera klub dengan finansial bagus. Saya tak berharap klub kebanggaan saya ini degradasi. Tapi jika itu terjadi merupakan bencana besar bagi sepakbola Banjarmasin dan Kalimantan Selatan," ungkapnya.

Sebagai mantan striker yang diandalkan, Bambang Harsoyo merasa masih mendapat perhatian dari petinggi klub, Hasnuryadi Sulaiman. Dalam beberapa kesempatan reuni, ia juga diundang untuk bertemu dengan mantan rekan setimnya.

"Perhatian Pak Hasnur kepada mantan pemain sangat bagus. Saya pernah dipercaya memegang tim EPA Barito Putera. Saya tak tahu apa kesalahan yang ada di tim Barito Putera hingga prestasinya seperti sekarang ini," tuturnya.

Cita-cita Bambang Harsoyo

Harapan untuk bertahan di Liga 1 masih membara dalam hati setiap anggota tim Barito Putera. "Dalam situasi saat ini semua yang ada di internal tim harus bersatu dan saling percaya. Tekad bertahan di Liga 1 harus makin kuat. Saya masih optimis Barito Putera bisa tetap eksis di kasta tertinggi musim depan," tuturnya.

Bambang Harsoyo, yang pernah membela PSIS, kini hanya memiliki Barito Putera dan Persebaya sebagai kebanggaan. "Selama karier saya pernah main di Barito Putera, PSIS, dan Persebaya. PSIS sudah pasti degradasi, sekarang Barito Putera di ambang turun kasta. Kebanggaan saya sudah hilang satu. Semoga dua tim lainnya tetap berlaga di Liga 1," ucapnya.

Kompetisi di BRI Liga 1 Musim 2024/2025

Rekomendasi