Axel Leijonhufvud

Foto:

Axel Leijonhufvud


Nama Lengkap : Axel Leijonhufvud

Alias : Dr. Leijonhufvud

Profesi : Ekonom

Tempat Lahir : Stockholm, Sweden

Warga Negara : Swedish


No Relation
BIOGRAFI

Dr. Leijonhufvud,  begitu ia biasa disapa, pria kelahiran Stockholm, Sweden ini mendapatkan gelar sarjananya dari University of Lund, Swedia. Datang ke Amerika serikat pada tahun 1960, Profesor Ekonomi dari Universitas California ini mendapatkan gelar masternya dari University of Pittsburgh. Belum puas dengan gelar masternya, Axel Leijonhufvud melanjutkan studinya untuk meraih gelar profesornya di Northwestern University yang berhasil ia dapatkan di tahun 1967. Tahun 1964, ia bergabung dengan University of California, Los Angeles dan dikukuhkan sebagai professor pada tahun 1971, dia juga menjabat sebagai Department Chairman (Dekan) di universitas tersebut. Pensiun dari UCLA pada tahun 1994, Leijonhufvud bergabung dengan University of Trento, Italia dan menjabat sebagai professor Monetary Theory and Policy. Pria berkebangsaan Swedia ini telah mendapat banyak penghargaan dan gelar kehormatan dari beberapa universitas ternama di dunia, di antaranya dari University of Lund, Swedia, University of Nice, Sophia-Antipolis, di Perancis. Pria asal Swedia ini juga pernah menjadi Konsultan Ekonomi Presiden Kazakhstan dan Konsultan Pemerintah daerah Rusia. Dia terdaftar sebagai salah satu dari 100 Ekonom ternama. Hasil karyanya terbaiknya adalah Keynesian Economics and the Economics of Keynes: A Study in Monetary Economics (Oxford,1968) dan telah diterjemahkan dalam beberapa bahasa di antaranya Jerman, Italia, Spanyol, Jepang, Kroasia, dan bahasa Cina. Karyanya ini merupakan disertasinya yang terpengaruh oleh Robert Clower yang kemudian sangat berpengaruh pada perkembangan makro ekonomi decade berikutnya. Pada tahun 1990, Leijonhufvud dan rekannya Clower mengidentifikasi cepatnya pertumbuhan teori evolusi dan perhitungan ekonomi. Keduanya kemudian mendirikan sekolah baru bernama “Post Walrasian” yang berfokus pada makro ekonomi. Selengkapnya


Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke



ARSIP BERITA
    Data Kosong

Berita Selengkapnya

Foto Selengkapnya