Siap Tayang di Indonesia, Fakta-Fakta Menarik Film 'No Other Land' Karya Sutradara Asal Palestina Hamdan Ballal

Sutradara film "No Other Land," Hamdan Ballal, akhirnya dibebaskan setelah mengalami penganiayaan oleh warga Israel di Tepi Barat dan ditangkap oleh militer.

Wayan Diananto
Oleh Wayan Diananto - Reporter
Siap Tayang di Indonesia, Fakta-Fakta Menarik Film 'No Other Land' Karya Sutradara Asal Palestina Hamdan Ballal
No Other Land. (Foto: Dok. Yabayay Media/ Antipode films/ IMDb) (© 2025 Liputan6.com)

Sutradara film No Other Land, Hamdan Ballal, telah dibebaskan setelah mengalami penganiayaan oleh warga Israel di Tepi Barat dan kemudian ditangkap oleh militer pada Senin (24/3). Keesokan harinya, ia merasakan kebebasan dan menghirup udara segar.

Setelah mendapatkan kebebasan, Hamdan Ballal, yang merupakan sutradara dari No Other Land yang berhasil meraih Piala Oscar untuk kategori Film Dokumenter Terbaik tahun ini, menceritakan bahwa dua tentara Israel mengepungnya saat pemukim menyerangnya dengan memukul kepalanya.

"Semuanya dimulai sekitar pukul 6 sore pada Senin. Kami baru saja menyelesaikan puasa di Susya, yang terletak di Masafer Yatta, selatan Hebron. Seseorang menelepon saya dan memberitahukan bahwa para pemukim telah memasuki desa kami," ungkap Hamdan Ballal.

Peristiwa ini kembali menarik perhatian publik terhadap film No Other Land, yang menggambarkan perjuangan rakyat Palestina. Dalam laporan khusus Showbiz Liputan6.com, kali ini disajikan enam fakta menarik mengenai film No Other Land yang akan segera ditayangkan di Indonesia.

Kronologi Penangkapan Hamdan Ballal

6 Fakta Film No Other Land: Pengakuan Sutradara Hamdan Ballal Usai Bebas, Siap Tayang di Indonesia
No Other Land. (Foto: Dok. Yabayay Media/ Antipode films/ IMDb) © 2025 Liputan6.com

The Guardian melaporkan pada Rabu (26/3) situasi semakin memburuk setelah Hamdan Ballal menerima sebuah telepon. Warga yang bersenjata mulai berdatangan, membawa berbagai senjata mulai dari tongkat hingga pisau, dan bahkan ada seseorang yang memegang senapan M16.

"Saya mengambil tiga atau empat foto, kemudian menyadari situasinya memburuk. Ada puluhan pemukim, dan mereka makin agresif," ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, sejumlah warga yang mengenakan topeng mulai menyerang penduduk Palestina, termasuk sekelompok aktivis Yahudi.

Mengurung Diri di Rumah

6 Fakta Film No Other Land: Pengakuan Sutradara Hamdan Ballal Usai Bebas, Siap Tayang di Indonesia
No Other Land. (Foto: Dok. Yabayay Media/ Antipode films/ IMDb) © 2025 Liputan6.com

Josh Kimelman, seorang aktivis di Center for Jewish Nonviolence, mengungkapkan bahwa sekelompok warga yang marah mulai merusak jendela mobil dan mengoyak ban. Ketika ketegangan dalam konflik semakin meningkat, Hamdan Ballal teringat akan keluarganya yang berada di rumah.

"Saat itu, saya memikirkan keluarga saya di rumah," ungkap Hamdan Ballal.

Dia pun berlari dan memperingatkan istrinya, untuk mengunci rumah dan jangan keluar rumah.

Sangat Ketakutan

6 Fakta Film No Other Land: Pengakuan Sutradara Hamdan Ballal Usai Bebas, Siap Tayang di Indonesia
No Other Land. (Foto: Dok. Yabayay Media/ Antipode films/ IMDb) © 2025 Liputan6.com

Dalam sebuah wawancara dengan ABC News yang diterbitkan pada 26 Maret 2025, Hamdan Ballal mengungkapkan rasa ketakutannya setelah mengalami penganiayaan oleh sekelompok warga Israel. Ia merasakan bahwa kematian sudah sangat dekat, seolah-olah hanya sejengkal dari dirinya.

"Saya takut," ucap Hamdan Ballal.

"Sungguh, saya takut. Saya merasa, saat mereka menyerang, saya akan kehilangan nyawa," tambahnya.

Hamdan juga menceritakan bahwa ia dipukuli di rumahnya hingga mengalami memar dan berlumur darah.

Diserang Selama 20 Menit

6 Fakta Film No Other Land: Pengakuan Sutradara Hamdan Ballal Usai Bebas, Siap Tayang di Indonesia
No Other Land. (Foto: Dok. Yabayay Media/ Antipode films/ IMDb) © 2025 Liputan6.com

Kepada ABC News, Hamdan Ballal mengungkapkan dia berusaha mencegah warga yang ingin memasuki rumahnya. Dalam situasi tersebut, ia mengalami serangan dari sekelompok pria yang memukuli bagian kepala dan tubuhnya. Beberapa di antaranya bahkan menggunakan senjata untuk menyerangnya.

"Itu serangan yang sangat, sangat keras," keluh Hamdan Ballal.

"Karena serangan ini sangat keras, saya berdarah di mana-mana. Saya menangis dalam hati. Sakit di seluruh tubuh. Jadi, mereka terus menyerang saya selama 15 hingga 20 menit," ujarnya.

Film No Other Land Viral di Media Sosial

6 Fakta Film No Other Land: Pengakuan Sutradara Hamdan Ballal Usai Bebas, Siap Tayang di Indonesia
No Other Land. (Foto: Dok. Yabayay Media/ Antipode films/ IMDb) © 2025 Liputan6.com

Dampak dari serangan ini sangat signifikan. Film No Other Land, yang meraih penghargaan Film Dokumenter Terbaik di Oscar 2025, kembali menjadi perbincangan hangat. Karya ini merupakan hasil kolaborasi antara aktivis dan jurnalis dari Palestina dan Israel, yaitu Basel Adra, Hamdan Ballal, Yuval Abraham, dan Rachel Szor.

Dalam film ini, kehidupan masyarakat di Tepi Barat ditampilkan secara mendalam, terutama dalam menghadapi ancaman penggusuran yang dilakukan oleh otoritas Israel. Penonton diajak untuk menyaksikan perjuangan rakyat Palestina dalam mempertahankan tanah air mereka.

Keberanian keempat sineas ini dalam menyuarakan pesan damai membuat dunia terperenyak dan memberikan inspirasi bagi banyak orang.

Segera Tayang di Indonesia

6 Fakta Film No Other Land: Pengakuan Sutradara Hamdan Ballal Usai Bebas, Siap Tayang di Indonesia
No Other Land. (Foto: Dok. Yabayay Media/ Antipode films/ IMDb) © 2025 Liputan6.com

Menurut pernyataan resmi yang diterima oleh Showbiz Liputan6.com pada Kamis (27/4/2025), film No Other Land dipastikan akan ditayangkan di Indonesia. Namun, penayangan ini tidak akan dilakukan di bioskop, melainkan melalui layanan streaming KlikFilm yang dimulai pada 1 April 2025, bersamaan dengan perayaan Idulfitri 2025.

"Penayangan No Other Land di Indonesia diharapkan memberi pemahaman lebih dalam soal situasi di Palestina dan mendorong solidaritas global terhadap perjuangan rakyat di Masafer Yatta dan sekitarnya," kata Direktur KlikFilm, Frederica.

Rekomendasi