Shanty menyatakan bahwa ia merasakan beban berat selama masa Pendidikan Karakter dan Disiplin (PPKD) karena tidak menerima kabar dari Fabian.
Dalam acara Pagi Pagi Ambyar, dia mengungkapkan, "Pas dia harus melewati masa PPKD, kita nggak bisa komunikasi berbulan-bulan, itu terus terang berat banget buat aku," yang dilansir dari kanal Youtube Trans TV pada Senin (7/10).
Usai upacara, Shanty dan Denny segera mendekati Fabian yang terlihat penuh lumpur setelah mengikuti kegiatan di sekolah. Pertemuan tersebut diwarnai dengan pelukan hangat dan air mata haru dari kedua orang tua.
Advertisement
Shanty membacakan surat yang ditulis oleh Fabian, yang menunjukkan rasa syukur dan kebanggaan atas usahanya untuk meninggalkan zona nyaman demi mencapai cita-cita.
Shanty menyampaikan, "Nah pas pertemuan kemarin, dia ngerasa memang mami-papi berarti, dia bilang nangis selama seminggu. Dia berdoa pengin sukses biar mami-papi pas tua di rumah saja."
Dia merasa sangat senang dan lebih tenang karena keberadaan orang tersebut. Ia menjelaskan, "Sekarang aku jadi sangat lebih senang dan bahkan aku jadi ngerasa lebih tenang dia ada di sana, karena aku tahu pendidikannya seperti apa, apa yang dia lakukan dari bangun tidur sampai mau tidur lagi, terus lingkungan di sana, itu yang bikin aku tenang," lanjutnya.
Advertisement