Lesti melihat pengumuman pendaftaran D'Academy dan ingin ikut daftar, siapa yang menyangka bahwa awalnya ia hanya mencari pengalaman saja.
Pada saat itu, Lesti masih berusia 13 tahun. Dia tetap menjadi seorang gadis desa yang lugu dan memiliki hobi menyanyi.
Dengan melihat keinginan dari sang anak, Endang Mulyana, ayah Lesti memberikan dukungan penuh. Ia mengantar Lesti ke Bandung untuk mengambil formulir dan mengikuti audisi.
Advertisement
Lesti dan sang ayah memulai perjuangan dengan naik motor dari rumahnya di Cianjur bagian selatan menuju Bandung.
Lesti akhirnya memutuskan untuk menyewa kostum karena hanya membawa satu baju. Baju tersebut kemudian dibeli dan masih disimpan hingga sekarang.
Keesokan harinya, sang ayah dihubungi oleh pihak Indosiar setelah menginap di Bandung. Lesti berhak lolos ke tahap berikutnya.
Advertisement
Tidak disangka, Lesti berhasil menjadi juara D'Academy musim pertama dan sekarang ia sudah menjadi salah satu juri di musim-musim berikutnya di ajang yang sama.
Lesti dianggap sebagai salah satu ikon dangdut Tanah Air. Ini dikarenakan Lesti memiliki suara emas dan terus berkarya dengan produktif.