Anisa Bahar Gagal Jadi Anggota Dewan, Mengaku Habiskan 5 Miliar dari Penjualan 2 Mobil Mewah

Anisa mengaku, sudah menghabiskan uang pribadinya sebesar Rp 5 miliar yang digunakan untuk dana kampanye selama ini.

Ana Safarotin Magfiroh
Oleh Ana Safarotin Magfiroh - Reporter
Anisa Bahar Gagal Jadi Anggota Dewan, Mengaku Habiskan 5 Miliar dari Penjualan 2 Mobil Mewah
Anisa Bahar Gagal Jadi Anggota Dewan, Mengaku Habiskan 5 Miliar dari Penjualan 2 Mobil Mewah (Merdeka.com)

"Kurang lebih 5 miliar," ujar Anisa saat diwawancarai di Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (5/3/2024), menegaskan bahwa ia tidak menghabiskan sejumlah besar uang untuk membeli dukungan.

Habiskan dana 5 milliar

Habiskan dana 5 milliar
Dok. Istimewa

Anisa mengonfirmasi bahwa 5 miliar itu berasal dari penjualan aset pribadinya, termasuk mobil mewah. Kini, dia hanya memiliki mobil biasa.

Jual 2 mobil

Jual 2 mobil
Dok. Istimewa

"Aku pakai uang pribadi dan jual dua mobil mewah aku. Sekarang udah gak ada mobil mewah aku, jalan sekarang pakai mobil biasa aja, karena sudah aku jual," katanya. 

Siap terima kekalahan

Siap terima kekalahan
Dok. Istimewa

Meski begitu, Anisa tetap bertekad untuk terlibat dalam pemilihan anggota legislatif di masa depan. Bahkan, dia sudah siap menerima kekalahan sejak awal.

Curhatan Anisa Bahar

Curhatan Anisa Bahar
Dok. Istimewa

"Enggak (kapok). Cuma harus dipertimbangkan dalam memilih dapil yang tepat aja," ungkap wanita berusia 47 tahun itu. 

Ungkapan Anisa Bahar

Ungkapan Anisa Bahar
Dok. Istimewa

"Dalam pertandingan ada menang ada kalah, aku pun sudah siap kalah. Aku bukan kayak orang di otaknya bagaimana harus menang, enggak. Yang penting aku sudah berbuat dan melakukan yang terbaik buat masyarakat," Anisa melanjutkan. 

Data KPU

Data KPU
Dok. Istimewa

Dari data online KPU hari ini (Selasa, 5/3), tercatat Anisa Bahar hanya berhasil mengumpulkan 2.371 suara.

Jadi anggota NasDem

Jadi anggota NasDem
Dok. Istimewa

Meskipun masih menjadi calon legislatif Partai NasDem dengan suara terbanyak kedua di daerah pemilihan tersebut, pencapaian Anisa jauh kalah dari kompetitornya.

Rekomendasi