Presenter dan komedian Omesh berbagi pengalaman spiritualnya saat melaksanakan ibadah haji beberapa bulan yang lalu. Dalam podcast "Podkesmas", Omesh menceritakan bagaimana ia sering menangis selama berada di Tanah Suci. Air mata yang ia keluarkan bukan berasal dari kesedihan, tetapi dari rasa syukur yang mendalam atas kemudahan fasilitas yang ia nikmati dibandingkan dengan jamaah haji lainnya.
"Saya banyak bersyukur setelah melihat jemaah haji yang reguler, malu saya, nangis terus, malu, malu," kata Omesh dalam video yang diambil pada Senin (7/7/2025).
Ia menyadari betapa besar kenyamanan yang ia rasakan selama menjalankan rukun Islam kelima ini.
"Saya alhamdulillah diberikan kenyamanan, kenikmatan. Karena tahu, nyokap gue juga kan tahun lalu jamaah reguler," tambahnya.
Advertisement
Jarak antara Mina dan Jamarat
Omesh menceritakan bahwa lokasi maktab tempatnya menginap di Mina terletak hanya ratusan meter dari Jamarat, sehingga ia dapat melaksanakan lempar jumrah dengan mudah. Sementara itu, ia menyebutkan bahwa jamaah reguler harus menempuh jarak yang jauh, yaitu sekitar 12 kilometer untuk perjalanan pulang pergi.
"Maktab gue ke jamarat, tenda di Mina, itu cuma 500 meter jaraknya ke tempat lempar jumrah. Tapi kalau yang haji reguler wah, jaraknya pulang pergi bisa 12 km," jelasnya.
Advertisement
Mohon Maaf Kepada Ibu
Omesh merasakan haru dan empati yang mendalam ketika ia teringat akan perjuangan ibunya yang sudah lanjut usia saat melaksanakan ibadah haji reguler tahun lalu. Ia pun merasa perlu untuk segera menghubungi ibunya dan menyampaikan permohonan maafnya.
“Nangis gue karena membayangkan orangtua gue yang sudah berumur haji reguler, membayangkan semuanya, kebayang Nyokap, makanya langsung telepon Nyokap, minta maaf,” tutur Omesh dengan suara bergetar. Rasa penyesalan dan cinta yang mendalam membuatnya merasa penting untuk mengungkapkan perasaannya kepada ibunya, mengingat betapa beratnya perjalanan yang telah dilalui oleh sang ibu.