Kabar duka datang dari keluarga besar Wali Band. Hj. Astuti Waty, ibunda mertua dari vokalis band Wali, Faank, meninggal dunia pada Sabtu dini hari, 19 April 2025, setelah tiba di Indonesia usai menunaikan ibadah umrah.
Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga dan para penggemar Wali Band. Hj. Astuti Waty, yang diketahui menderita penyakit batu ginjal, tetap teguh ingin menjalankan ibadah umrah bersama keluarga besar Wali.
Sebelum berangkat umrah, Hj. Astuti Waty telah menjalani operasi batu ginjal. Namun, kondisi kesehatannya tampaknya belum sepenuhnya pulih. Keinginan beliau untuk menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci menjadi prioritas, meskipun kondisi fisiknya masih dalam pemulihan.
Selama berada di Tanah Suci, kondisi kesehatan Hj. Astuti Waty semakin menurun. Ia beberapa kali dilarikan ke IGD Rumah Sakit Madinah karena mengalami sesak napas. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan paru-parunya terendam air.
Kondisi kritis yang disebut 'anfal' juga sempat dialami oleh beliau. Meskipun dokter menyarankan penggunaan ventilator, Hj. Astuti Waty menolak karena masih ingin menjalankan ibadah umrah, meskipun harus menggunakan golf car untuk mobilitasnya.
Advertisement
Kronologi Kepergian Hj. Astuti Waty
Hj. Astuti Waty pulang ke Indonesia lebih dulu dibandingkan rombongan Faank dan keluarga Wali Band lainnya. Ia pulang dengan pesawat bisnis bersama rombongan pertama. Sayangnya, tak lama setelah tiba di Jakarta, ia menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 19 April 2025. Beliau wafat sebelum sempat beraktivitas setelah kepulangannya dari Tanah Suci.
Jenazah Hj. Astuti Waty dimakamkan di TPU Yayasan Miftahul Jannah, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat pada Minggu, 20 April 2025. Suasana duka cita menyelimuti pemakaman tersebut, dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan para penggemar Wali Band yang turut berbelasungkawa.
Meninggalnya Hj. Astuti Waty merupakan kehilangan besar bagi keluarga. Ia dikenal sebagai sosok yang penyayang dan selalu mendukung keluarga. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.
Advertisement
Penyakit yang Diderita Hj. Astuti Waty
Meskipun telah menjalani operasi batu ginjal, kondisi kesehatan Hj. Astuti Waty memburuk selama di Tanah Suci. Komplikasi penyakit yang dideritanya, yaitu sesak napas yang menyebabkan paru-parunya terendam air, akhirnya menyebabkan beliau meninggal dunia.
Kepergian Hj. Astuti Waty meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan kerabat. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, dan beliau diberikan tempat terbaik di surga-Nya. Selamat jalan, Hj. Astuti Waty.