Deddy Mizwar Sesuaikan Karakter Bang Jack di Serial Para Pencari Tuhan Jilid 18 Agar Relevan dengan Perkembangan Zaman

Deddy Mizwar, yang memerankan Bang Jack dalam serial 'Para Pencari Tuhan Jilid 18', berbagi tentang tantangan yang dihadapinya.

Dicky Fadillah
Oleh Dicky Fadillah - Reporter
Deddy Mizwar Sesuaikan Karakter Bang Jack di Serial Para Pencari Tuhan Jilid 18 Agar Relevan dengan Perkembangan Zaman
Deddy Mizwar saat konferensi pers IBOMA pada Kamis (5/3/2020).(Bambang E Ros/Fimela.com) (© 2025 Liputan6.com)

Serial Ramadan SCTV 'Para Pencari Tuhan' kembali hadir untuk menemani waktu sahur pemirsa selama bulan suci 1446 H. Cerita di Jilid ke-18 ini akan menyajikan kisah yang penuh dengan hikmah.

Fokus utama dari cerita kali ini adalah isu pengangguran dan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dialami oleh lima anak muda. Di antara mereka terdapat Awan (Sandy Pradana), Bumi (Esa Sigit), Mentari (Naimma Aljufri), Pertiwi (Azella), dan Agam (Sandri Karamoy) yang berjuang bersama.

Mereka berkolaborasi untuk menciptakan sebuah aplikasi bernama PPT (Para Pelayan Tuan) yang bertujuan membantu sesama dalam berbagai aspek kehidupan.

Dalam wawancara eksklusif secara daring pada Kamis, (13/3/25), karakter utama dan pemeran, yaitu Deddy Mizwar, menjelaskan bagaimana ia menyesuaikan diri dengan karakter dan tantangan yang harus dihadapi saat berperan sebagai Bang Jack dalam Serial Ramadan SCTV "Para Pencari Tuhan Jilid 18".

Karakter Bang Jack Alami Penyesuaian

Deddy Mizwar Jawab Peluang Trio Bajaj dan Zaskia Azdya Mecca Dapat Peran Baru di Para Pencari Tuhan
Pada pengujung 1990 maupun awal 2000-an, SCTV dan Indosiar melahirkan sinetron Ramadan legendaris. Bahkan Para Pencari Tuhan tayang hingga kini. (Foto: Dok. Instagram @parapencarituhanppt. © 2025 Liputan6.com

Karakter bang Jack dalam serial Para Pencari Tuhan telah menjadi ikon di kalangan penonton setia SCTV. Deddy Mizwar, yang telah menghidupkan karakter ini selama lebih dari sepuluh tahun, menyatakan bahwa ia selalu berusaha untuk menyesuaikan perannya agar tetap relevan dengan perubahan zaman, termasuk dalam jilid ke-18.

"Dengan berbagai peristiwa kemudian masalah-masalah sosial yang muncul, saya kira karakter bang Jack bisa menyesuaikan dan beradaptasi dengan perkembangan situasinya. Dan ya, setiap masa juga pasti memiliki penggemarnya masing-masing, karena itulah saya berpikir sebaiknya PPT berangkat dari fenomena-fenomena sosial yang ada di masyarakat," ujar Deddy Mizwar dalam wawancara eksklusif secara daring pada Kamis, (13/3/25).

Dengan demikian, Deddy Mizwar menunjukkan komitmennya untuk terus mengembangkan karakter bang Jack agar tetap menarik dan relevan. Ia memahami bahwa setiap periode memiliki tantangan sosial yang berbeda, sehingga karakter yang ia perankan perlu mampu beradaptasi dengan kondisi tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa kreativitas dalam bercerita sangat penting agar penonton dapat terhubung dengan isu-isu yang ada di masyarakat. Dengan pendekatan yang tepat, karakter bang Jack tidak hanya akan tetap dicintai, tetapi juga menjadi representasi dari realitas sosial yang ada.

Dampak serial PPT Jilid 18 bagi masyarakat

Cara Deddy Mizwar Menyesuaikan Karakter Bang Jack dalam Serial Para Pencari Tuhan Jilid 18, Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman
Deddy Mizwar saat konferensi pers IBOMA pada Kamis (5/3/2020).(Bambang E Ros/Fimela.com) © 2025 Liputan6.com

Serial "Para Pencari Tuhan" telah menjadi acara yang selalu ditunggu-tunggu selama bulan Ramadan sejak pertama kali ditayangkan. Acara ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga menyuguhkan banyak nilai kehidupan yang bermanfaat bagi penontonnya. Saat ini, PPT telah memasuki musim ke-18 dan tetap menarik perhatian dengan mengangkat cerita yang relevan dengan kondisi sosial terkini.

"Menurut saya tontonan dan penonton itu terjadi dialog. Kenapa? karena refleksi dari fenomena-fenomena yang ada, kemudian bagaimana peran bang Jack juga memberikan arahan dari sisi pandangan agama, dalam hal ini untuk menghadapi masalah-masalah sosial yang ada saat ini," jelasnya.

Dengan menyajikan tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, serial ini berhasil menciptakan koneksi emosional antara penonton dan cerita yang ditampilkan. Setiap episode menjadi sarana untuk merenungkan berbagai isu sosial yang ada, sekaligus memberikan perspektif yang lebih dalam melalui sudut pandang agama. Hal ini membuat "Para Pencari Tuhan" bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga sebagai medium untuk menyampaikan pesan moral yang penting dalam masyarakat. Dengan demikian, tayangan ini mampu mengajak penontonnya untuk berpikir kritis dan lebih peka terhadap lingkungan sekitar.

Rekomendasi