Penyanyi dangdut Inul Daratista baru-baru ini membagikan pengalaman ibadah Umrah yang dilakukannya. Ia merasa bersyukur karena seluruh rangkaian ibadah yang dijalani di Tanah Suci berlangsung dengan baik.
Inul berangkat umrah bersama lima orang, termasuk anggota tim manajemen, adik, dan iparnya. Meskipun Mekah dipenuhi oleh jamaah, ia tetap merasakan kemudahan saat menjalankan ibadahnya.
“Alhamdulillah, khidmat, syahdu, khusyuk, dan semua dilancarkan, tidak ada kendala apa pun. Bahkan, enak saja ibadahnya, meskipun ramai banyak orang,” ungkap Inul saat dijumpai di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada hari Senin, 10 Maret 2025.
Ia juga menambahkan, “Tapi segala sesuatunya, baik di Raudhah, baik cium Hajar Aswad, cium Ka'bah, semuanya lancar saja.” Dengan pengalaman tersebut, Inul Daratista menunjukkan betapa pentingnya rasa syukur dan ketenangan dalam beribadah, meski dalam keramaian yang padat.
Advertisement
Banyak Jemaah yang Hadir
Inul awalnya merasa pesimis untuk bisa mencium Ka'bah, terutama ketika melihat banyaknya jemaah yang hadir. Ia merasa semakin tidak mungkin untuk mendekat, mengingat jamaah sempat dilarang untuk memasuki pelataran Ka'bah demi menjaga keselamatan mereka.
"Pas lihat dari jendela, itu kayaknya kita tidak mungkin cium Ka'bah. Lagi padat sampai ke pelataran itu tidak boleh masuk," kenangnya.
Pengalaman tersebut membuatnya merasa terhalang untuk meraih impiannya. Kerumunan jamaah yang begitu banyak menambah rasa khawatirnya. Namun, ia tetap berharap ada kesempatan untuk bisa mendekati Ka'bah dan melaksanakan ibadah dengan khusyuk. Meskipun ada larangan, keinginan untuk mencium Ka'bah tetap membara dalam hati Inul.
Advertisement
Dekat dengan Ka'bah
Pada saat itu, Inul merasa terpesona ketika melihat keadaan di sekitar Ka'bah yang tiba-tiba sepi. Ia pun tidak ingin menyia-nyiakan momen berharga ini, sehingga segera mendekat dan menikmati waktu yang lebih lama di sana.
"Aku jalan saja, dekat cium Ka'bah. Alhamdulillah ya bisa sampai lama, biasanya kan orang cuma nempel saja, yang penting nempel. Sampai ada ibu-ibu, malah aku seret, ingin cium, ingin pegang, sampai ditarik. Akhirnya sudah lama banget di situ, jadi aku sadar diri, aku harus gantian," katanya.
Inul merasakan kebahagiaan yang mendalam saat berada di dekat Ka'bah, tempat yang sangat dihormati dalam agama. Dengan situasi yang tenang, ia dapat merasakan kedamaian dan keagungan tempat tersebut, yang jarang sekali bisa dinikmati oleh banyak orang. Ia menyadari betapa istimewanya pengalaman ini dan berusaha untuk memanfaatkan setiap detik yang ada.
"Aku jalan saja, dekat cium Ka'bah. Alhamdulillah ya bisa sampai lama, biasanya kan orang cuma nempel saja, yang penting nempel. Sampai ada ibu-ibu, malah aku seret, ingin cium, ingin pegang, sampai ditarik. Akhirnya sudah lama banget di situ, jadi aku sadar diri, aku harus gantian," katanya.
Advertisement
Harapan Setelah Laksanakan Umrah
Inul menjalani perjalanan umrah selama sembilan hari. Ia berharap suatu saat bisa kembali ke Tanah Suci dengan membawa lebih banyak orang, agar mereka dapat merasakan pengalaman spiritual yang sama seperti dirinya.
"Berharapnya sih, saya ingin bawa banyak orang lagi aja ke sana, biar semuanya bisa menikmati kayak saya," ucap Inul Daratista.
Selama sembilan hari, Inul merasakan pengalaman spiritual yang mendalam saat menjalankan umrah. Ia sangat berharap untuk kembali ke Tanah Suci di masa depan dan ingin mengajak lebih banyak orang agar dapat merasakan pengalaman yang sama. Dengan semangat, Inul berharap agar semua orang dapat menikmati perjalanan spiritual yang berharga seperti yang ia alami. "Berharapnya sih, saya ingin bawa banyak orang lagi aja ke sana, biar semuanya bisa menikmati kayak saya," ungkapnya dengan penuh harapan.