Film A BUSINESS PROPOSAL versi Indonesia menjadi topik hangat setelah menerima banyak kritik dari pengguna internet. Sebelum penayangan resminya, sudah muncul seruan untuk memboikot film ini di berbagai media sosial. Kontroversi ini bermula dari pernyataan salah satu aktor utama, Abidzar Al Ghifari, yang dianggap tidak menghormati sumber materi aslinya.
Menanggapi polemik ini, Ariel Tatum, yang juga berperan sebagai pemeran utama, akhirnya memberikan tanggapannya. Ia merasa sedih melihat banyak orang menolak film ini tanpa memberi kesempatan untuk menontonnya terlebih dahulu. Menurutnya, hal ini sangat disayangkan karena semua pemain dan kru telah berusaha keras untuk memberikan yang terbaik dalam produksi film ini.
Dalam sebuah wawancara di YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Ariel menyampaikan bahwa ia menerima semua kritik yang datang. Namun, ia berharap agar film ini dapat dinilai secara objektif setelah ditonton, bukan hanya berdasarkan prasangka.
Advertisement
1. Ariel Tatum Kecewa Filmnya Diboikot Sebelum Tayang
Ariel Tatum mengungkapkan kesedihannya terhadap seruan boikot yang menimpa film A BUSINESS PROPOSAL Indonesia. Ia merasa bahwa banyak orang langsung menghakimi film ini tanpa memberi kesempatan untuk membuktikan kualitasnya.
"Ya, suatu hal yang aku sayangkan. Sedihnya kayak, jadi banyak teman-teman yang tidak memberikan kesempatan film ini, bahkan sebelum filmnya tayang dan mereka memutuskan untuk gak mau menonton," ujar Ariel dalam wawancara bersama Denny Sumargo.
Menurutnya, setiap orang berhak memiliki pendapat, tetapi lebih baik jika pendapat itu dibentuk setelah menonton filmnya. Ariel percaya bahwa setiap kejadian pasti ada hikmahnya.
Advertisement
2. Para Pemain dan Kru Sudah Memberikan Usaha Terbaik
Dalam tengah perdebatan yang muncul, Ariel menegaskan bahwa semua anggota tim yang terlibat dalam film A BUSINESS PROPOSAL Indonesia telah berusaha keras untuk menciptakan karya yang berkualitas. Menurutnya, hal yang paling penting adalah memberikan yang terbaik di setiap kesempatan yang ada.
"Kita sebagai manusia yang bisa kita kendalikan hanya yang penting aku dan teman-teman (para pemain dan kru yang bertugas) sudah mengupayakan segala hal yang kita bisa semaksimal mungkin," ujarnya.
Ariel juga menambahkan bahwa hasil akhir dari sebuah film tidak sepenuhnya bisa dikendalikan oleh para pemain dan kru, sehingga ia lebih memilih untuk berkonsentrasi pada aspek-aspek yang dapat mereka usahakan.
Advertisement
3. Chemistry dengan Abidzar Al Ghifari Dipertanyakan Netizen
Ariel tidak hanya memberikan kritik terhadap filmnya, tetapi juga merespons komentar dari netizen yang berpendapat bahwa chemistry antara dirinya dan Abidzar Al Ghifari kurang sesuai. Beberapa penonton merasakan adanya jarak yang cukup signifikan dalam interaksi mereka di layar.
Menanggapi hal ini, Ariel berpendapat bahwa kemungkinan besar perbedaan usia menjadi faktor yang memengaruhi pandangan penonton. "Kalau itu, kan memang karena kita ada age gap yang cukup besar. Aku lebih tua dari Abidzar. Terus kayak memang, ya, gitulah netizen suka compare dengan cast aslinya dari Korea," jelasnya.
Meskipun begitu, Ariel tetap menghargai pendapat netizen dan menyadari bahwa perbandingan dengan versi asli dari Korea adalah hal yang sulit untuk dihindari.
Advertisement
4. Penyebab Seruan Boikot: Pernyataan Abidzar Al Ghifa
Seruan untuk memboikot A Business Proposal Indonesia muncul setelah pernyataan yang disampaikan oleh Abidzar Al Ghifari dalam sebuah wawancara promosi. Dalam wawancara tersebut, Abidzar mengungkapkan bahwa ia tidak menonton drama Korea A BUSINESS PROPOSAL sebelum mendapatkan perannya sebagai tokoh utama.
Dalam wawancara tersebut, Abidzar menyebut bahwa ia hanya menonton sebagian kecil dari episode pertama sebelum memutuskan untuk tidak melanjutkannya. Hal ini memicu reaksi negatif dari penggemar drama aslinya yang menganggap tindakan tersebut sebagai bentuk ketidakprofesionalan.
Advertisement
5. Reaksi Netizen terhadap Pernyataan Abidzar
Setelah pernyataan Abidzar menjadi viral, banyak pengguna media sosial yang melontarkan kritik terhadap sikapnya. Mereka berpendapat bahwa sebagai seorang aktor yang memerankan tokoh utama dalam sebuah adaptasi, ia seharusnya lebih menghargai karya asli dengan menontonnya secara menyeluruh.
Kontroversi ini semakin memanas ketika Abidzar memberikan tanggapan yang dinilai arogan melalui unggahan di Instagram Story-nya. Reaksi tersebut semakin memperburuk citra film di kalangan penggemar drama dan webtoon yang asli.
Advertisement
6. Harapan Ariel Tatum untuk Film 'A BUSINESS PROPOSAL' Indonesia
Walaupun banyak kritik yang dilontarkan, Ariel tetap optimis agar film ini dapat dinilai secara objektif. Ia mengajak para penonton untuk memberikan kesempatan kepada film A BUSINESS PROPOSAL Indonesia sebelum memberikan penilaian akhir.
Menurutnya, film ini adalah hasil kerja keras dari banyak pihak yang berusaha menyajikan karya terbaik. Ia berharap masyarakat dapat melihatnya dari perspektif yang lebih luas dan tidak hanya berdasarkan pada pernyataan kontroversial yang beredar.
Advertisement
7. Kenapa film 'A BUSINESS PROPOSAL' Indonesia Terancam diboikot?
Film ini mengalami boikot akibat pernyataan Abidzar Al Ghifari yang dianggap tidak menghargai sumber aslinya. Hal ini menimbulkan berbagai reaksi di kalangan penggemar dan masyarakat umum.
Apa tanggapan Ariel Tatum soal boikot ini?
Ariel Tatum menyatakan rasa sedihnya karena film yang dibintanginya tidak mendapatkan kesempatan untuk tayang sebelum mengalami penolakan. Ia berharap film tersebut dapat dinilai secara objektif oleh penonton.
Apakah benar chemistry Ariel Tatum dan Abidzar kurang cocok?
Beberapa netizen berpendapat demikian, dan Ariel menyebut kemungkinan karena perbedaan usia mereka.
Apa pernyataan Abidzar yang menuai kontroversi?
Ia mengaku tidak menonton drama Korea A Business Proposal sebelum memerankan karakter utama dalam versi Indonesia.
Bagaimana reaksi netizen terhadap pernyataan Abidzar?
Netizen mengkritiknya karena dianggap tidak profesional dan memberikan tanggapan yang dinilai arogan.