Salah seorang personel band Ungu, Enda menceritakan titik terendah dalam hidupnya. Yakni saat sang ayah meninggal dunia. Kata Enda, proses sang ayah meninggal begitu cepat.
Akun TikTok @Joko Gunarso membagikan potongan video saat Enda sedang diwawancara. Dalam videonya, Enda bercerita tentang proses kepergian sang ayah pergi untuk selamanya.
Ayah Enda meninggal tak lama setelah mereka liburan sekeluarga ke China. Ayahnya sempat koma dan tak lama kemudian meninggal dunia. Enda benar-benar terpukul kehilangan sosok yang begitu ia sayangi.
Advertisement
Sempat Koma
Enda dan keluarga pernah liburan ke China. Rupanya, hal itu karena permintaan sang ayah. Tak lama setelah pulang liburan, ayah Enda meninggal dunia.
"Pas sampai ke Indonesia, gak lama beliau meninggal dan sangat cepat proses meninggalnya. Gak sakit, gak apa tiba-tiba masuk rumah sakit. Dokter bilang, 'Ah enggak bapak cuma kelelahan ini, ya kita kasih mineral ya'," jelasnya.
"Udah. Tiba-tiba siang udah koma, udah gak bisa ngomong. Udah gak bisa apa. Gua ke rumah sakit," sambung Enda.
Advertisement
Enda Akui Ikhlas
Saat Enda datang ke rumah sakit, kondisi sang ayah sudah koma. Ia lantas berbisik ke telinga ayahnya. Kata Enda, ia mengaku ikhlas jika sang ayah pergi untuk selamanya saat ini.
"Gua bisikin ke kupingnya dia, 'Pap gua udah ada di sini, udah di sebelah Papi. Kalau mau pergi, pergi Pap. Gak usah khawatirkan adik gua. Enda ikhlas'," terangnya.
"Udah selesai gua ngomong langsung bunyi alatnya tuuttt," kata Enda bercerita sesaat sebelum ayahnya menghembuskan napas terakhirnya.
Advertisement
Wangi Kasturi
Enda turun tangan langsung mengurus jenazah sang ayah. Salah satunya adalah memandikan jenazah. Saat hendak dimandikan, jenazahnya mengeluarkan aroma khas kasturi.
"Namanya orang Islam gak boleh pakai parfum (untuk jenazah). Pas besok mau dimandiin, bau kasturi. Kalau lu bertanya apa titik terendah dalam hidup gue, gua cuma bisa bilang itu adalah titik terendah dalam hidup gue," jelasnya.
"Di mana gua harus mau ngeremasi bapak gue pakai sampo untuk terakhir kalinya," lanjut Enda.