Adik Raffi Ahmad, Nisya Ahmad memperingati HUT RI ke- 76 bersama keluarga dan pegawai di rumah. Berbagai lomba digelar untuk memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia. Nisya pun menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang.
Keseruan lomba terlihat dalam tayangan YouTube channel Nisnaz yang bertajuk LOMBA 17AN SERU!!! BERLIMPAH HADIAH!!!. Namun saat lomba digelar, Nisya tiba-tiba teriak saat karyawannya melakukan aksi tak terduga. Berikut ulasannya dikutip dari channel YouTube NisNaz, Rabu (18/8).
Advertisement
Lomba 17 Agustus
Nisya Ahmad mengadakan lomba di rumah bersama keluarga dan para karyawannya. Sama seperti lomba 17 an pada umumnya, lomba yang digelar di teras rumah itu ialah makan kerupuk, balap karung, kelereng di sendok dan lainnya.
Lomba pertama yang digelar makan kerupuk yang pesertanya anak-anak. Dalam perlombaan itu dimenangkan oleh anak kedua Nisya, Alesya atau akrab disebut Cha-cha.
Advertisement
Aksi Sopir Pribadi ke Nisya
Tak hanya anak-anak, para karyawan yang bekerja di rumah Nisya Ahmad juga turut memeriahkan lomba yang digelar. Namun ada kejadian tak terduga saat seorang karyawan tiba-tiba menggendong Nisya lantaran kegirangan menang lomba.
Nisya pun spontan teriak. Karyawan yang menggendong Nisya itu bernama Mang Adin. Dia bekerja di keluarga Raffi Ahmad sudah sekitar 20 tahun. Sehingga sudah dianggap seperti keluarga oleh keluarga Raffi. Meski begitu aksi spontan menggendong Nisya ramai menjadi sorotan.
Advertisement
Komentar Netizen
Aksi Mang Adin kepada Nisya Ahmad ramai menjadi sorotan netizen. Mereka menganggap karyawan Nisya itu terlalu agresif sehingga menumpahkan kegembiraannya dengan menggendong Nisya.
"Itu bpk bpk setiap divlog kyk agresif bgt dah tbtb gendong meluk teh nisya sm teh nanas," tulis akun Lidia haraya.
"Sans aja kaliii, itu namanya mang adin emang udah kaya keluarga banget. Mang adin bahkan pekerja paling lama iku sama keluarga raffi bahkan kalau gasalah pernah cerita kerja dari zaman alm papanya belum nikah," balas linggar putri.
"tetep we supir udh lama d anggp kluarga kagok mun di gendong sma meluk mah :(," tulis Dhea Fadillah.
"Wajar lah ,karena mereka ajah nganggap mang udin itu sprti ayah kndungnya sndiri,dan bgitu jg beliau,ga ada pikiran ke arah situ ,kedkatan mereka layaknya sperti anak sndiri ,jangnkan ke nisya dan nanas ke raffi pun demikian kalau yg dr awal ngikuti jejak merka," tulis Ringgit wangi.