Gelaran event Pesta Rakyat Simpedes (PRS) 2020 episode pertama sukses digelar hari ini, Sabtu (12/9). Sejumlah artis dan musisi ternama tanah air menjadi pengisi acara. Di episode pertama ini, Band Cokelat dan Padi Reborn menjadi pengisi acara.
Acara sendiri telah dimulai sejak sore hari. Sebelum Cokelat dan Padi Reborn naik panggung, ada berbagai acara yang digelar mulai dari workshop, talkshow hingga pengundian.
Band Cokelat menjadi band pertama yang tampil. Setelah itu disusul dengan penampilan Padi Reborn. Berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
Penampilan Band Cokelat
Band beranggotakan Edwin Marshal Sjarif (gitar), Ronny Febry Nugroho (bass), Aiu Ratna (vokal), Ernest Fardian Syarif (gitar) dan Axel Andaviar (drum) ini membawakan sejumlah lagu hitsnya. Aiu Ratna, sang vokalis begitu apik membawakan lagu mulai dari 'Karma' hingga 'Bendera'.
Penampilan Aiu Ratna mencuri perhatian penonton yang memenuhi kolom live chat. Para personel Cokelat tampil enerjik di atas panggung.
Advertisement
Penampilan Padi Reborn
Padi Reborn naik panggung pukul 20.00 WIB. Penampilan band beranggotakan Piyu (Gitar), Yoyo (Drum), Fadli (Vokal), Ari (Gitar) dan Rindra (Bass) menjadi yang ditunggu-tunggu.
Padi membuka penampilannya dengan lagu 'Sang Penghibur'. Melodi gitar Piyu menjadi ciri khas. Setelah itu Padi membawakan lagu 'Maha Dewi', 'Indonesia Pusaka' dan 'Menanti Sebuah Jawaban' secara berturut-turut. Mereka pun mengakhiri penampilannya dengan membawakan lagu 'Sobat'.
Advertisement
Tetap Survive di Tengah Pandemi
Di tengah kondisi pandemi seperti ini, Fadli dan Piyu mengungkap cara agar tetap bisa survive.
"Yang pasti kalau pikiran kita jernih kita sellau punya ide-ide dan biasanya kita kan punya hobi. Hobi-hobi itu yang membuat kita kembali menjaga pikiran tetap jernih,"kata Fadli dari atas panggung.
"Hilangkan kekahawatiran, ketakutan. Jaga pikiran positif supaya tetap semangat berkarya dan positif," imbuh Piyu.
Advertisement
Sesi Talkshow
Sebelumnya, dalam sesi talkshow hadir Daniel Mananta dan Niluh Djelantik. Keduanya berbicara tentang usaha yang mereka jalani selama pandemi.