Dampak Virus Corona, Ular Putih Kesayangan Panji Petualang Mati

Panji Petualang sedih, ular putih kesayangannya mati. Hal tersebut merupakan dampak Pandemi Corona atau Covid-19 di Tanah Air. Beberapa ular peliharaan Panji yang lainnya pun lemas.

Astri Agustina
Oleh Astri Agustina - Reporter
Dampak Virus Corona, Ular Putih Kesayangan Panji Petualang Mati
Panji Petualang. YouTube Panji Petualang ©2020 Merdeka.com

Panji Petualang sedih, ular putih kesayangannya mati. Hal tersebut merupakan dampak Pandemi Corona atau Covid-19 di Tanah Air. Beberapa ular peliharaan Panji yang lainnya pun lemas.

Dalam video di saluran YouTube Panji Petualang bertajuk 'Akibat Corona Ular Putih Kesayangan Tumbang' yang tayang 7 April 2020, Panji menjelaskan mengenai kondisi ular-ular peliharaannya.

Satu dari sekian banyak ular peliharaan Panji mati. Kata Panji, ularnya mati karena pakannya yang kini sudah menghilang seiring dengan virus Corona yang mewabah di Tanah Air.

"Kelaparan, ular gua mati. Sayang banget. Ini efek di mana pakan sekarang hilang, tikus gak ada yang jual. Gak mau makan yang lain selain tikus, akhirnya die dia mati," papar Panji.

Ular putih yang mati adalah Ivory Ballpython. Harga satu ekor ular yang mati itu, lanjut Panji, harganya terbilang lumayan menguras kantong.

"Bukan soal harga di sini yang Panji bikin sedih, udah sayang banget ini uler. Soalnya udah pelihara dari anakan, dari bener-bener kecil banget. Sekarang udah ukuran gede mati kelaparan," jelasnya.

Panji membawa ular putihnya ke halaman belakang dan menguburnya. Ia begitu sedih karena kehilangan salah satu hewan kesayangannya.

Sementara itu, Panji juga menjelaskan kondisi ular-ular peliharaannya yang lain. Semuanya dalam kondisi kelaparan. Panji pun bingung bagaimana cara mengatasi pakan ular yang tak ada dipasaran.

"Ini ular-ular lain juga kondisinya sama pada kelaparan. Mungkin nanti kalau misalkan kaya gini terus dari pada mati, mending ini aja kita handpush aja," terang Panji.

"Jadi makan daging disuapin aja, dari pada dia gak makan sama sekali akhirnya mati," lanjutnya.

Rekomendasi