Youtuber seksi Kimi Hime mendapat sorotan dari Kementerian Komunikasi Informatika (Kemkominfo). Ia pun mendapat panggilan resmi dari kementerian.
Pemanggilan ini berdasar pada konten yang diunggah oleh Kimi dinilai memiliki unsur pornografi.
Advertisement
Pemanggilan 22 Juli Kemarin
Pemilik nama asli Kimberly Khoe ini mendapat panggilan resmi dari kementerian sejak 22 Juli kemarin.
Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan email resmi kepada Kimi pada 22 Juli lalu.
"Sudah mengirim email resmi ke alamat yang tertera dalam akun YouTube nya sejak 22 Juli kemarin," ujar Ferdinandus kepada Merdeka.com.
Advertisement
Kemkominfo Kirim Email Lima Kali
Kemkominfo telah mengirimkan email resmi sebanyak lima kali ke alamat yang tertera dalam akun YouTube Kimi.
"Bahkan, kami DM ke instagram miliknya," papar dia.
Advertisement
Kimi Belum Respon
Kimi Hime masih belum mengirim balasan atas email yang dikirim Kemkominfo hingga hari ini.
"Belum ada tanggapan apa-apa dari Kimi Hime hingga pada hari ini," terangnya.
Advertisement
Berawal Dari Laporan APPI ke DPR
Pemanggilan YouTuber Kimi Hime ini berawal dari laporan Asosiasi Pengawas Penyiaran Indonesia (APPI) kepada Komisi I DPR RI.
Laporan kemudian dibahas oleh Komisi I DPR RI bersama Kemkominfo saat rapat dengar pendapat (RDP), Kamis (18/7) lalu.
Advertisement
Kemkominfo Minta Penjelasan
Diundangnya Kimi Hime secara resmi ke Kemkominfo semata-mata bertujuan untuk menyampaikan maksud dari konten yang dibuat oleh Kimi.
"Kami undang dia untuk datang ke Kemkominfo guna menyampaikan maksud dari konten tersebut dan dari kami sendiri akan menyampaikan link-link yang menurut pemahaman kami konten dalam link memuat unsur asusila," jelasnya.