Pendeta Justin Bieber tepis jika dirinya jadi alasan di balik batalnya tour Purpose

Pendeta di Gereja Justin Bieber beribadah memberikan komentarnya terkait keputusan sang penyanyi untuk membatalkan sisa jadwal tournya.

Kapanlagi.com
Oleh Kapanlagi.com - Reporter
Pendeta Justin Bieber tepis jika dirinya jadi alasan di balik batalnya tour Purpose
Pendeta Justin Bieber tepis jika dirinya jadi alasan di balik batalnya tour Purpose

Harus diakui kalau keputusan Justin Bieber untuk membatalkan sisa jadwal tour Purpose cukup memberikan rasa kecewa pada para Beliebers di seluruh dunia. Selain alasan ingin beristirahat, Bieber juga ingin kembali beribadah sebagai seorang umat Nasrani di The Hillsong Church di Australia.

Kekecewaan para fans Justin Bieber pun kemudian diarahkan pada pihak Pastoral Gereja Hillsong mengingat sang penyanyi yang mulai merasa nyaman. Namun baru-baru ini Pendeta Carl Lentz pun menolak jika dirinya menjadi tempat untuk para Beliebers meluapkan kekecewaannya.

"Kenapa aku harus membuat para Beliebers marah padaku? Orang-orang yang berspekulasi seperti itu tidak memahami konteks bagaimana menjadi seorang pendeta atau teman dan Justin memilih untuk memenuhi panggilannya sendiri," ujar Lentz, dilansir dari Billboard via Digital Spy.

"Dia (Justin Bieber) membuat keputusannya sendiri. Bukan hakku untuk memerintah anak ini, pria ini, melakukan sesuatu. Dia akan melakukan apa yang ingin ia lakukan dan aku akan duduk di sana dan mengatakan, 'aku bersamamu'. Jika dia meminta saran, aku akan memberikannya. Tapi memaksa Justin Bieber itu bukan peranku," lanjutnya.

Pendeta Carl Lentz kembali menegaskan kalau ia tidak memiliki alasan apapun untuk memaksa Justin Bieber membatalkan tournya atau membuat para Beliebers marah padanya. "Kenapa aku harus ikut membatalkan rangkaian tournya? Kenapa aku ingin Beliebers marah padaku?" pungkasnya.

Justin Bieber sendiri sudah meminta pada para fans yang merasa dikhianati dan dikecewakan karena keputusan yang ia ambil. Scooter Braun selaku manajer Sorry hit maker itu juga sudah mengungkapkan komentar dan rasa terima kasihnya pada para fans.

"Atas nama saya sendiri, Justin dan tim, kami benar-benar minta maaf. Tapi jiwa besar dan sikap dari seorang pria yang benar-benar saya pedulikan datang lebih dulu dan kita harus menghargainya," terang Scooter Braun.

(dig/ntn)

Rekomendasi