Pertunjukan musik jazz terbesar, Java Jazz Festival (JJF) 2016, kembali digelar untuk ke-12 kalinya. Acara yang berlangsung selama 4 Maret sampai 6 Maret di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, ini menampilkan beberapa musisi kawakan dari dalam dan luar negeri. Java Jazz Festival 2016, ini tak seluruhnya menampilkan musisi jazz. Salah satunya, grup musik asal Jepang, Tokyo Ska Paradise Orchestra. Dalam kesempatan ini, mereka berhasil menyihir ribuan pengunjung Java Jazz Festival 2016 pada hari pertama Jumat (4/3) dan hari kedua Sabtu (5/3). Penonton yang didominasi anak muda diajak bergoyang Ska yang sempat hits di Indonesia era 1990-an.Tak cuma band beralian ska saja yang meramaikan panggung Java Jazz 2016. Band pop bernuansa 70-an Naif dan White Shoes And The Couples Company juga ikut tampil pada pagelaran musik jazz terbesar ini.Pertama kali tampi di JJF 2016 grup band Naif juga membuat ratusan penonton terpukau. Meski mengaku lagu-lagunya tidak terlalu berirama jazz, David vokalis grup band Naif berharap penonton bisa terhibur dengan penampilan mereka."Rame juga nih Java Jazz, ini malam pertama kali Naif manggung di Java Jazz. Kita kan nggak jazz-jazz-nya tapi walau jember jazz kek yang penting kita bisa santai, ada yg minta lagu Dia," ujar David.Penampilan band indie White Shoes And The Couples Company (WSATCC) menjadi yang paling ditunggu pada acara Java Jazz kali ini. Sedikit berbeda, grup musik yang khas dengan gaya 70-an nya itu kali pertama tampil di panggung bus."Kita baru pertama kali ngerasain nih main di atas truk, eh salah bus," ujar Saleh, gitaris WSATCC.Grup band yang beranggotakan Ricky Virgana, Saleh, Aprilia Apsari, Yusmario Farabi, John Navid dan Aprimela Prawidyanti Virgana, ini banyak membawakan hits andalannya. Salah satu lagu "Windu Defrina" ternyata cukup sukses membuat para penonto bernyanyi bersama.
Tak cuma jazz, ska & musik jadul juga hibur penonton di Java Jazz
"Rame juga nih Java Jazz, ini malam pertama kali Naif manggung di Java Jazz."
Advertisement
Rekomendasi