Hingga menutup mata, rupanya ada satu impian musisi Idris Sardi yang belum kesampaian. Almarhum ingin melakukan kolaborasi musik bersama dengan anak-anaknya.
"Papa ingin punya proyek untuk rekaman bareng. Bukan untuk dijual, tapi untuk kenang-kenangan keluarga," ujar Ajeng, anak almarhum, di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Sabtu (28/4).
Meski sudah membuat lagu untuk dimainkan bersama, sayangnya impian lelaki kelahiran 7 Juni 1938 tetap belum terlaksana. "Kami diminta pelajari lagunya, nggak nyangka kalau itu moment terakhir kami. Proyek ini enggak pernah terlaksana," kata Ajeng.
Kesehatan yang menurun sejak Jumat (25/4), hingga akhirnya masuk rumah sakit Melia Cibubur pada Sabtu (26/4), membuyarkan harapan sang maestro untuk melakukan kolaborasi. Hingga akhirnya pada Senin (28/4) pukul 07.25 WIB, Idris menghembuskan nafas terakhir.
(kpl/aal/phi)