Aneh memang yang dilakukan oleh anak cabang perusahaan Currys, sebuah retailer barang elektronik di Cardiff, Inggris ini. Mereka memaksa para pelamar kerjanya berjoget dengan iringan lagu Around The World milik duo nyentrik, Daft Punk, sebagai syarat diterima di perusahaan.
Tak jelas mengapa hal itu menjadi kewajiban. Namun hal itu dibenarkan oleh Alan Bacon, seorang pelamar kerja.
"Awalnya kupikir ini hanya lelucon," ungkap Bacon kepada harian The Mirror.
"Ternyata mereka serius. Tidak ada profesionalitas sama sekali. Seminggu ini aku telah meriset perusahaan dan ingin bercerita tentang hal-hal yang kusuka. Tapi aku merasa telah dipermalukan dan tidak nyaman. Akhirnya aku berdansa ala robot bodoh diiringi lagu Around The World milik Daft Punk di depan orang-orang yang tak ku kenal," ungkap Bacon.
Menanggapi hal tersebut, seorang juru bicara dari kantor pusat Currys meminta maaf.
"Kami menyayangkan toko cabang yang bersangkutan tidak menaati peraturan perusahaan dalam merekrut pegawai," sesalnya.
"Kami meminta maaf kepada para calon pelamar dan mengundang mereka kembali ke sesi wawancara ulangan," imbuhnya. Namun diketahui, Alan tidak memenuhi panggilan ulang tersebut lantaran kecewa.
Penasaran dengan goyang Around The World-nya Daft Punk? Mari kita saksikan bersama:
Baca juga:
7 Tarif Nyanyi Musisi Idolamu Untuk Private Party
6 Musisi Cadas Ini Sebelum Terkenal, Dulunya Seorang...
7 Lagu Untuk 'Merayakan' Bulan September
6 Popstar Yang Sempat Menjadi Gelandangan
5 Lagu Yang Bercerita Soal MDMA
(nme/zal)
Advertisement