Profil Ayah Maia Estianty, Mantan Rektor ITS, Arsitek Terkenal & Keturunan Pahlawan Nasional HOS Tjokroaminoto

Kenali profil ayah Maia Estianty, Harjono Sigit, seorang arsitek terkemuka di Jawa Timur yang juga merupakan cucu dari pahlawan nasional HOS Tjokroaminoto.

Astri Agustina
Oleh Astri Agustina - Reporter
Profil Ayah Maia Estianty, Mantan Rektor ITS, Arsitek Terkenal & Keturunan Pahlawan Nasional HOS Tjokroaminoto
Profil Ayah Maia Estianty, Mantan Rektor ITS, Arsitek Terkenal & Keturunan Pahlawan Nasional HOS Tjokroaminoto (Merdeka.com)

Ayah Maia Estianty adalah Harjono Sigit. Ia dikenal sebagai seorang arsitek terkemuka. Terutama di wilayah Jawa Timur. Selain berprofesi sebagai arsitek, ia juga dikenal sebagai cucu dari pahlawan nasional HOS Tjokroaminoto.

Harjono Sigit memiliki peran penting dalam dunia arsitektur. Ia juga memiliki latar belakang keluarga yang berpengaruh. Hal ini menjadikannya tokoh yang menarik untuk dibahas. Terutama dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia.

Artikel ini akan mengulas profil ayah Maia Estianty secara mendalam. Mulai dari latar belakang keluarga hingga perjalanan kariernya. Serta kontribusinya di bidang arsitektur.

Keturunan Pahlawan Nasional HOS Tjokroaminoto

Harjono Sigit adalah cucu dari Haji Oemar Said Tjokroaminoto. Tjokroaminoto merupakan pendiri organisasi Sarekat Islam. Sarekat Islam adalah organisasi yang sangat penting. Terutama dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Kakeknya, HOS Tjokroaminoto, memiliki pengaruh yang sangat besar. Pengaruh tersebut sangat besar dalam pergerakan nasional. Hal ini menjadikan Harjono Sigit sebagai bagian dari keluarga yang memiliki sejarah panjang. Sejarah panjang dalam perjuangan bangsa.

Keterkaitan dengan HOS Tjokroaminoto memberikan dimensi tambahan. Dimensi tambahan pada profil Harjono Sigit. Selain sebagai arsitek, ia juga mewarisi semangat perjuangan. Semangat perjuangan dari kakeknya.

Pendidikan dan Karier Arsitektur Harjono Sigit

Setelah lulus SMA pada tahun 1958, Harjono Sigit melanjutkan pendidikan. Ia melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia mengambil jurusan Arsitektur dan lulus pada tahun 1964.

Setelah menyelesaikan studinya, ia kembali ke Jawa Timur. Di sana, ia mendirikan biro konsultan perancangan. Biro tersebut bernama CV. Bina Wisma. Ia mendirikannya bersama kakaknya.

Harjono Sigit juga berperan penting dalam merintis pendidikan arsitektur di Surabaya. Kontribusinya dalam dunia pendidikan arsitektur sangat signifikan. Ia membantu membentuk generasi arsitek muda di Surabaya.

Nama dan Keluarga Harjono Sigit

Meskipun namanya tercatat sebagai Harjono, ia lebih dikenal sebagai Pak Sigit. Ia menambahkan "Sigit Bachroen Salam" ke namanya. Penambahan nama tersebut dilakukan setelah lulus kuliah.

Konon, nama dari ayah Maia Estianty tersebut merupakan nama ayahnya. Hal ini menunjukkan penghormatan. Penghormatan Harjono Sigit kepada orang tuanya.

Ia adalah ayah dari Maia Estianty dan mertua dari Irwan Mussry. Ia digambarkan sebagai ayah dan kakek yang penyayang. Kedekatannya dengan keluarga sangat terlihat dan kerap mencuri perhatian.

Rekomendasi