Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keluarkan Album Baru, Penyanyi Cantik Asal Kota Bandung 'Diadili' di Pengadilan Musik

Keluarkan Album Baru, Penyanyi Cantik Asal Kota Bandung 'Diadili' di Pengadilan Musik Sarah Saputri di Acara Pengadilan Musik/Dian Rosadi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyanyi cantik asal Kota Bandung, Sarah Saputri 'diadili' di DCDC Pengadilan Musik. Sarah diseret ke persidangan untuk mempertanggungjawabkan perilisan album terbarunya berjudul 'Pengikut Hati'.

Bertempat di Kantin Nasion Rumah the Panas Dalam, Jalan Ambon No. 8A Bandung, Sarah menjelaskan tentang album terbarunya tersebut di depan hakim dan jaksa penuntut. Dalam acara Pengadilan Musik episode ke-36 ini dipimpin oleh hakim Man (Jasad). Hadir sebagai pembela, Yoga PHB. Sementara jaksa penuntut Budi Dalton dan Pidi Baiq.

Tentang Album Pengikut Hati

pengikut hati rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Di bawah bendera indie label SS Music, Sarah melepas album perdana sebagai solois bertajuk 'Pengikut Hati'.

Dalam album ini, terdapat sembilan buah lagu, yaitu 'Di Doaku', 'Dia & Dirinya', 'Hanya Lupa', 'HE', 'Kepastian', 'Like Sugar Blue', 'Pengikut Hati', 'Sang Pemimpi' dan 'Siap (Lagi)'. Single 'Di Doaku', 'Pengikut Hati' dan 'Siap (Lagi)' sudah dirilis terlebih dahulu sebagai langkah awal dari rangkaian promosi untuk debut albumnya.

Bagi Sarah, album 'Pengikut Hati' ini bisa dibilang menjadi karya yang bersifat personal. Sebab seluruh materinya merupakan representasi dari pengalaman yang ia hadapi. Lewat medium musik, ia merasa bisa berekspresi sejujur-jujurnya untuk menceritakan peristiwa yang menurutnya berkesan.

Untuk itulah dominasi pop jadi pilihan untuk ditonjolkan di Pengikut Hati, berbeda dengan citra Sarah yang biasanya tampil 'garang' bersama isian nada blues di panggung-panggung sebelumnya. Dipaparkan oleh Sarah bahwa proses realisasi album ini melibatkan perasaan yang mendalam untuknya. Meski begitu, isian harmonika dari Sarah tentu tak hilang di tiap materi dalam Pengikut Hati.

"Untuk proses pengerjaan album ini sekitar 1,5 bulan, memang cepat banget. Tapi Sarah puas akhirnya album ini bisa selesai digarap," kata Sarah, Jumat (27/9) malam.

Dalam sesi sidang, dua jaksa yakni Budi Dalton dan Pidi Baiq jaksa mencecar Sarah dengan berbagai pertanyaan yang diselingi dengan tawa. Budi Dalton menanyakan soal alasan Sarah memilih berkarier di dunia musik. Sarah pun mengaku jika dirinya sudah mulai bermusik sejak kecil.

"Musik udah dari kecil. Kalau harmonika baru 6 tahun ini. Awalnya nyanyi dulu bukan harmonika dulu. Jadi nyanyi dulu terus bermain harmonika," katanya.

Suasana Pengadilan Musik selalu diwarnai gelak tawa dari penonton. Hal ini karena lontaran komentar dari Budi Dalton dan Pidi Baiq yang diwarnai humor.

Dirilis dalam Tiga Format

tiga format rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sarah mengungkapkan, album Pengikut Hati ini dirilis dalam tiga format, yaitu Deluxe Limited Edition, regular dan format digital. Pengemasan albumnya ia buat spesial dengan melibatkan beberapa kreator visual, seperti Droplets, Klaim dan CH+ Printing. Ia juga menggaet Geget untuk menggarap artwork dari album l’engikul Hati.

Khusus untuk format Deluxe Limited Edition, ia hanya akan merilisnya sebanyak 27 buah dan akan tersedia di hari perilisan yakni 27 September 2019.

Hasil Penjualan Album Akan Didonasikan untuk Penyandang Kanker dan Anak Yatim

album akan didonasikan untuk penyandang kanker dan anak yatim rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sebagai seorang musisi, Sarah memiliki jiwa sosial yang tinggi. Menurut Sarah seluruh hasil penjualan album ini akan didonasikan untuk para wanita penyandang kanker dan anak yatim piatu.

"Saya akan menyumbangkan hasil penjualan album ni untuk wanita penyandang kanker dan adik adik yatim yang saya cintai dan selalu saya jaga," ucapnya.

Sementara itu, Marketing Brand Communication DCDC Agus Danny Hartono mengatakan, dalam acara DCDC Pengadilan Musik episode ke 36 ini pihaknya sengaja mengundang Sarah karena melihat komitmennya dalam berkarya.

"Kita tahu sendiri komitmen dalam bermusik dan militansi dalam berkarya sangat layak diangkat ke permukaan. Sarah ini sangat besar sekali potensinya apalagi dia sempat dapat nominasi di ajang AMI Award," katanya.

Menurut Danny, Sarah juga merupakan pemain harmonika. Menurutnya itu salah satu keunikan Sarah dimana jumlah musisi yang memainkan harmonika terbilang cukup minim di Indonesia.

Dia berharap lewat ajang Pengadilan Musik ini menjadi ajang para musisi untuk memperkenalkan karya-karya terbarunya. Karya mereka nantinya akan diuji oleh para jaksa yang merupakan para musisi senior.

"Lewat pengadilan musik ini mereka punya value. Menjadi media booster untuk mengenalkan karya mereka jauh lebih dikenal baik itu band atau solois dalam berkarya," ungkapnya.

Sarah Saputri sendiri dikenal pertama kali lewat nama Sarah N’ Soul, duo yang didirikan bersama Nissan Fortz sekitar 2011. Sarah yang piawai dalam bermain harmonika dan memiliki karakter vokal khas berpadu apik dengan kemahiran Nissan Fortz dalam bermain gitar. Doodles Sarah N ' Soul berhasil dirampungkan sebagai album perdana mereka pada 2016. Berbagai respon positif diraih oleh Sarah N’ Soul, termasuk pencapaian mereka menembus nominasi AMI Awards 2016.

Sarah Saputri kemudian memutuskan untuk menjalankan proyek di 2010. Dia kemudian menggarap beberapa single atas kerja sama dengan MD Music, di antaranya Aku dan Kamu Satu, Kamulah Mimpiku Cintaku, dan Harapku didaulat sebagai original soundtrack dari film Ayat-Ayat Cinta 2.

(mdk/end)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP