Ini Fakta-fakta Menarik di Balik Penobatan Raja Charles III
Merdeka.com - Raja Charles III resmi dinobatkan sebagai Raja Inggris pada Sabtu (6/5/23) di Westminster Abbey. Penobatan Raja Charles III disaksikan langsung oleh 100 pemimpin negara dan pejabat dari berbagai dunia.
Prosesi penobatan Raja Charles III dan istrinya Camilla digelar selama dua jam. Prosesi diawali dengan perjalanan sejauh dua kilometer dari Istana Buckingham. Selanjutnya, raja kembali ke Buckingham Palace menggunakan kereta Gold State Coach.
Selama perjalanan kembali ke Buckingham Palace, Raja Charles III menyapa warga yang telah antusias memenuhi ruas-ruas jalan di kota London.
Sepanjang penobatan Raja Charles III, terdapat beberapa fakta menarik di baliknya, berikut 5 di antaranya.
1. Raja Charles III Diurapi Minyak Suci
Dalam proses penobatan menjadi Raja Inggris, Raja Charles III melalui salah satu tahapan yaitu diurapi atau dibaluri dengan minyak suci. Minyak suci ini diketahui merupakan minyak zaitun yang berasal dari Bukit Zaitun Yerussalem dan ditasbihkan di Yerussalem.
Minyak suci itu dikucurkan dari bejana emas ke sendok berlapis perak, kemudian digunakan untuk mengurapi Charles. Sendok tersebut merupakan 'sendok penobatan' yang selalu digunakan dalam penobatan raja sejak 1349 dan merupakan peninggalan tertua dari Kerajaan Inggris.
2. Mahkota Raja Tahun 1661
Raja Charles III mengenakan mahkota St Edward yang dibuat pada tahun 1661 silam. Mahkota St Edward merupakan mahkota yang diperuntukkan memahkotai para raja dan ratu inggris saat acara penobatan selama lebih dari 300 tahun. Mahkota St Edward juga merupakan salah satu peninggalan suci Kerajaan Inggris
Mahkota St Edward memiliki berat sekitar 4 pon dan 12 ons, atau sekitar 2,2kg, dan terbuat dari emas murni. Terakhir kali mahkota St Edward dikenakan oleh mendiang Ratu Elizabeth pada saat pengukuhan dirinya menjadi Ratu Inggris tahun 1953 silam.
3. Mahkota Permaisuri Kembali Dikenakan Setelah Ratusan Tahun
Mahkota permaisuri kembali dikenakan setelah ratusan tahun berlalu. Terakhir kali mahkota permaisuri dikenakan oleh Ratu Mary di penobatan pada abad 18 silam.
Kali ini mahkota permaisuri dikenakan kembali oleh Camilla dalam penobatan suaminya, Raja Charles III sebagai Raja Inggris dan Camilla pun resmi menyandang gelar Queen Consort atau Permaisuri. Mengutip CNN, Ratu Camilla pun menjadi perempuan pertama dalam sejarah Kerajaan Inggris yang mengenakan mahkota lama. Sebab selama ini, setiap permaisuri selalu dibuatkan mahkota baru saat melaksanakan penobatan.
4. Biaya Penobatan yang Fantastis
Mengutip BBC, biaya penobatan Raja Charles III menghabiskan sekitar 50 juta euro hingga 100 juta euro atau sekitar USD 63 juta - USD 125 juta. Jika dikonversikan ke dalam rupiah, biaya yang dihabiskan tersebut mencapai Rp 1,8 triliun dengan estimasi kurs 14.647 per dolar AS.
Angka ini jauh lebih besar dibanding pada penobatan ratu pada 1953 dan juga penobatan Raja George VI pada 1937.
5. Undangan Terbatas
Pada prosesi penobatan Raja Inggris kali ini cukup berbeda dengan penobatan Raja Inggris sebelumnya yaitu Penobatan Ratu Elizabeth II pada tahun 1953. Sebab, pada penobatan Ratu Elizabeth II disaksikan oleh 8.000 jiwa sementara di penobatan Raja Charles III hanya disaksisan 2.000 jiwa saja.
Reporter Magang: Sekar Andini Wibisono Putri
(mdk/dea)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya