Seorang pria asal Korea Selatan, yang diduga merupakan salah satu dari para pemasok atau penjual foto idol, telah menantang seorang staf. Bahkan, dia melontarkan kata-kata makian dalam bahasa Korea.
Advertisement
2
Tidak hanya mengeluarkan kata-kata makian, tetapi ia juga berusaha menyerang secara fisik seorang staf GDA yang berada di depannya. Untungnya, tindakan tersebut segera diatasi dan dia diamankan serta dibawa menjauh.
Advertisement
3
Meskipun dipegang oleh dua orang, tampaknya hal itu tidak membuatnya berhenti menyebabkan keonaran. Bahkan ketika diseret keluar dari arena, ia tetap melawan dan melontarkan kata-kata makian.
Advertisement
4
Bahkan setelah dibawa oleh pihak Satpol PP, pria tersebut masih terlihat sangat marah. Detail kronologi kerusuhan ini masih belum diketahui secara rinci.
Advertisement
5
Salah satu hal yang membuat netizen geram adalah tindakan seorang penggemar laki-laki yang mendorong bahkan menarik seorang staf hingga terjatuh. Setelah kejadian tersebut, ia tidak menunjukkan rasa bersalah atas perbuatannya menjatuhkan staf tersebut.
Advertisement
6
Seorang penggemar yang juga diduga sebagai penjual foto idol perempuan tidak menerima teguran dari staf GDA. Dia ditegur karena membawa kamera profesional ke dalam arena, yang mana hal tersebut dilarang selama gelaran acara.
Advertisement
7
Selain perempuan tersebut, terdapat dua orang pria yang juga membawa kamera profesional. Ketika dihampiri dan ditegur oleh pihak penyelenggara, kedua pria tersebut menunjukkan ketidakpuasan terhadap teguran tersebut.
Advertisement
8
Cek-cok pun terjadi, kedua orang tersebut bahkan sampai meneriaki orang yang menegurnya. Beberapa kata kasar pun sempat terdengar dari rekaman para penggemar yang berada di venue.
Advertisement
9
Cekcok dan adu mulut itu terus berlanjut selama mereka dibawa keluar oleh staf. Dari penuturan beberapa orang, terungkap bahwa mereka bukanlah penggemar sejati, melainkan individu-individu yang cenderung menjual foto idol di internet.
Advertisement
10
Terakhir, ada pria yang diduga fans salah satu idol group memukul salah satu staf perempuan. Gak sekadar memukul, ia juga memberikan kata makian sampai mengacungkan jari tengah kepada staf perempuan tersebut.