Wapres JK Minta Masyarakat Paham Kondisi Ekonomi Dunia
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menginginkan agar seluruh masyarakat dapat melihat persoalan ekonomi yang terjadi di Indonesia saat ini tidak hanya dilihat dari satu sisi saja. Menurutnya, kondisi ekonomi hari ini harus ditinjau secara menyeluruh, hingga pada akar persoalannya.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menginginkan agar seluruh masyarakat dapat melihat persoalan ekonomi yang terjadi di Indonesia saat ini tidak hanya dilihat dari satu sisi saja. Menurutnya, kondisi ekonomi hari ini harus ditinjau secara menyeluruh, hingga pada akar persoalannya.
"Kalau kita berbicara tentang ekonomi Indonesia tentu tidak lengkap kalau kita tidak berbicara ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Kita juga harus melihat apa korelasi sistem ekonomi di dunia kepada Indonesia," kata JK dalam acara Dialog Bersama 100 Ekonom, di Jakarta, Kamis (17/10).
Menurutnya, sistem ekonomi dunia saat ini bahkan sedang mengalami perubahan besar-besaran. Di mana, perusahaan raksasa di dunia tak lagi berkecimpung dalam sektor energi atau perbankan seperti Saudi Aramco, Exxon, atau pun Citibank.
"Dan apa efeknya kepada kita maka tentu akan menjadi suatu perubahan di dunia. Teknologi, climate change berubah semuanya. Dulu bisnis atau perusahaan itu energi, Exxon, Aramco dan sebagainya, atau perbankan seperti Citibank segala macam. Itulah multi nasional company yang hebat," jelas dia.
Dia juga menyinggung mengenai konflik di berbagai belahan dunia seperti Brexit, perang Dagang Amerika Serikat (AS) dan China, hingga yang lainnya. Menurutnya, Indonesia punya pilihan untuk mengambil keuntungan dalam berbagai konflik tersebut atau justru ikut mengalami kerugian.
"Asia Tenggara mempunyai dua kemungkinan, bisa mencari keuntungan dari trade war atau mengalami kerugian dari trade war,” ujarnya.
Baca juga:
INDEF Sentil Presiden Jokowi Jangan Hanya Blusukan ke Pasar
Pemerintah Fokus Jaga Konsumsi Domestik Hadapi Gejolak Ekonomi Global
Ekonomi Indonesia Tetap Stabil di Tengah Gejolak Ekonomi Global
Menko Darmin Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen Tahun Ini
IMF Pangkas Ekonomi Dunia, Pengusaha Tak akan Ekspansi Besar-besaran
IMF Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Turun ke 5 Persen, Ini Respons Pemerintah