Tol Listrik Sulsel-Sultra Bikin PLN Bisa Berhemat Rp44,32 Miliar per Bulan
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memperkirakan adanya potensi penghematan sekitar Rp 44,32 miliar per bulan dari pengoperasian tol listrik yang menghubungkan Sulsel dan Sultra sejak 19 September 2019. Potensi penghematan itu diraup seiring dengan penurunan biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik.
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memperkirakan adanya potensi penghematan sekitar Rp44,32 miliar per bulan dari pengoperasian tol listrik yang menghubungkan Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak 19 September 2019.
Potensi penghematan itu diraup seiring dengan penurunan biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik sebesar Rp62,5 per kilowatthour (kWh) berkat adanya tol listrik yang membawa surplus listrik 400 megawatt (MW) dari Sulsel ke Sultra.
Dengan adanya tambahan pasokan listrik tersebut, PLN memadamkan beberapa pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Sultra yang BPP-nya relatif tinggi. Total kapasitas PLTD yang telah dihentikan operasinya mencapai 120 MW.
"Kini kami bisa memilih pembangkit dengan biaya produksi murah untuk didistribusikan ke pelanggan. Tol listrik membuat sistem kelistrikan Sulawesi Tenggara lebih handal, berkualitas, ekonomis dan ramah lingkungan" ujar General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi, Suroso di Makassar, Selasa (15/10) malam.
GM PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat, Ismail Deu menjelaskan, pengoperasian tol listrik telah meningkatkan keandalan sistem kelistrikan sehingga gangguan berkurang dan meningkatkan penjualan listrik.
PLN juga kini lebih leluasa untuk menambah pelanggan baru termasuk industri smelter di Sultra. "Proyeksi pertumbuhan pelanggan besar di Sulawesi Tenggara pada tahun 2025 sebesar 710 MW," tutur Ismail.
Tak hanya itu, kehadiran tol listrik ini juga memberi peluang kepada investor untuk berinvestasi tanpa khawatir energi listrik tidak dapat dipenuhi PLN. "Pemerintah daerah akan lebih bersemangat menawarkan daerahnya untuk berinvestasi karena energi listrik tersedia banyak," ungkapnya.
Reporter: Nurseffi Dwi Wahyuni
Sumber: Liputan6
Baca juga:
Ada Tol Listrik, PLN Siap Penuhi Kebutuhan Smelter di Sulawesi Tenggara
PLN Akhiri Masa Gelap Suku Talang Mamak di Pedalaman Riau
PLN Optimalkan Pembangkit Piko Hidro Terangi Daerah Pedalaman
PLN Optimalkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan di Papua
26 Pengisian Baterai Kendaraan Listrik Bakal Dipasang di Mal dan Fasilitas Umumnya
Menteri Jonan Minta PLN Lebih Kreatif Jualan Listrik guna Tingkatkan Konsumsi
Strategi PLN Agar Seluruh Desa di Papua Terlistriki