Tingkatkan Pemahaman Investasi, Edukasi Kripto Digelar di Lingkungan Kerja
Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, tren perdagangan aset kripto meningkat di bulan Mei.
Aplikasi kripto all-in-one di Indonesia, PT Pintu Kemana Saja (Pintu) kembali menggelar program edukasi, Pintu Goes to Office. Pada Goes to Office kali ini, perusahaan berkolaborasi dengan PT Dwi Cermat Indonesia (Cermati Fintech Group) selaku perusahaan penyedia layanan financial technology untuk membahas seputar investasi kripto dan teknologi blockchain.
Chief Marketing Officer Pintu, Timothius Martin mengungkapkan bahwa edukasi dan literasi terus menjadi fokus utama perusahan untuk meningkatkan pemahaman mengenai investasi aset kripto seluruh masyarakat Indonesia salah satunya melalui program Pintu Goes to Office.
"Kami mengapresiasi rekan-rekan Cermati.com atas kolaborasi yang dilakukan demi bersama-sama mewujudkan keuangan yang inklusif dan terus mendorong literasi finansial yang berkelanjutan," ucap Timothius dikutip di Jakarta, Minggu (27/7).
Direktur Cermati Invest, Darwin Soesanto merespons baik kehadiran Pintu melalui program Pintu Goes to Office. Menurut dia, kolaborasi ini sangat penting untuk menjadikan langkah baik guna memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai instrumen investasi aset kripto yang tengah digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Kami harap kolaborasi baik ini dapat terus berlanjut ke depannya.
Industri kripto terus mengalami pertumbuhan positif. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, tren perdagangan aset kripto meningkat di bulan Mei, dari sisi jumlah investor tumbuh 4,38 persen atau terdapat 14,78 juta investor.
Nilai Transaksi Kripto
Dari sisi nilai transaksi masih di bulan yang sama, mampu menembus Rp49,57 triliun. Peningkatan positif ini mencerminkan bahwa aset crypto semakin diterima oleh masyarakat Indonesia.
"Kami optimistis, potensi pertumbuhan aset kripto pasti akan terus mengalami peningkatan. Di tengah peningkatan tersebut, tentu tantangan soal edukasi dan literasi akan terus ada. Untuk itu, demi mendukung kemajuan industri crypto, kami akan terus mengambil peran dalam hal edukasi dan literasi aset crypto melalui berbagai saluran, digital atau offline," kata Timo
"Investasi aset crypto bukan hanya soal mencari keuntungan, tapi pentingnya mengetahui risiko yang ada dan menjadi seorang investor atau trader yang bijak," tutup Timo.