LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tiga BUMN Sinergi Kembangkan Industri Tekstil di Tanah Air

PT Industri Sandang Nusantara (Persero) (ISN) melakukan penandatanganan kerja sama Pendanaan Non Cash Loan (SKBDN dan L/C) dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) untuk mengembangkan industri tekstil di tanah air.

2019-07-12 12:50:13
BUMN
Advertisement

PT Industri Sandang Nusantara (Persero) (ISN) melakukan penandatanganan kerja sama Pendanaan Non Cash Loan (SKBDN dan L/C) dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) untuk mengembangkan industri tekstil di tanah air.

Dalam kerjasama ini, Bank Mandiri memberikan plafon fasilitas Pendanaan Non Cash Loan bersifat revolving pada tahap awal sebesar Rp 100 miliar dengan Jasindo sebagai penjamin transaksi.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan Direktur Utama ISN Agus Hendardi, Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Alexandra Askandar dan Direktur Pengembangan Bisnis Jasindo Sahata L. Tobing. Penandatanganan ini disaksikan Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro dan Deputi Jasa Keuangan, Jasa Survey dan Keuangan Lainnya Kementerian BUMN Gatot Trihargo.

Advertisement

"Hari ini jadi sejarah baru bagi ISN. Kondisi ISN saat ini berbeda dengan yang dulu. Sekarang muncul optimisme baru dari para direksi ISN untuk terus berbenah," ujar Gatot melalui keterangan resminya, Jumat (12/7).

Kerja sama ini bertujuan untuk mendorong pengembangan kegiatan bisnis ISN dalam penjualan dan perdagangan serta impor tekstil di Indonesia. Diharapkan dapat meningkatkan turn over penjualan ISN hingga 4-6 kali per tahun, serta memperkuat struktur modal kerja.

"Pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing ISN di pasar domestik maupun regional. Ke depan kita masih punya competitive adventage dengan Eropa dan masih bersaing dengan Vietnam," katanya.

Advertisement

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Alexandra Askandar mengatakan industri tekstil ini merupakan salah satu portofolio besar dari perbankan. Terbukti, pada Kuartal I-2019, produksi tekstil tumbuh 19 persen lebih tinggi dibandingkan industri manufaktur.

"Momen positif ini membuat Mandiri siap mendukung pengembangan bisnis dari ISN," jelas Alexandra.

Sementara itu, Dirut ISN Agus Hendardi mengatakan kerja sama ini merupakan anugerah untuk perseroan. Selain menambah sisi permodalan, kerja sama ini juga membuka ISN untuk ekspansi bisnis di industri tekstil. Menurutnya, industri tekstil saat ini memiliki pasar yang luas.

"Kapitalisasi yang didapat ISN sekarang ini, resikonya lebih rendah. Sehingga perputaran keuangannya lebih bagus. Efeknya, keberlanjutan dalam bisnis sandang ini lebih bagus," kata Agus.

Di tahun 2018, ISN telah memperoleh pendanaan dari sinergi BUMN, yaitu PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Perum Jaminan Kredit Indonesia dan PT Danareksa (Persero).

Baca juga:
Perusahaan Asal Hong Kong Tertarik Beli Saham 2 Ruas Tol Milik Anak Usaha BUMN
Serikat Karyawan Minta Manajemen Garuda Indonesia Fokus Perbaiki Kinerja
Wapres JK Beberkan Alasan Jokowi Tegur Menteri Rini dan Jonan
Hadapi Persaingan Tenaga Kerja, Waskita Karya Tingkatkan Kualitas SDM
Geo Dipa Mulai Pembangunan Pembangunan Panas Bumi Skala Kecil Pertama di Indonesia
Jasa Marga Bangun 200 Gerbang Tol Tanpa Berhenti Sampai Akhir 2019

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.