Terlalu banyak, jumlah PNS akan dikurangi dengan sistem pensiun
"Jadi misal di suatu kantor yang pensiun 100 maksimal yang ditambah paling 20."
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi menyebut, rasio jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) terhadap penduduk saat ini sebanyak 1,77 persen. Jumlah ini melebihi batas ideal rasio PNS yang seharusnya, yakni hanya sebesar 1,5 persen.
Mengantisipasi hal tersebut, Yuddy akan melakukan pengurangan pegawai, salah satunya melalui program pensiun. Dia mencatat, rasionalisasi penataan kepegawaian nasional sebanyak 4,7 juta orang, dan diperkirakan yang akan pensiun sebanyak 520 ribu pegawai.
"Oleh karena itu pendekatan moratorium itu negatif to zero growth. Zero growth itu tingkat pertumbuhan 0 paling maksimum, jadi misal di suatu kantor yang pensiun 100 maksimal yang ditambah paling 20," kata Yuddy di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (25/2).
Yuddy akan melakukan penataan kepegawaian sesuai dengan Undang-Undang dan selesai pada 2019 mendatang. Hal ini perlu dilakukan untuk mendapatkan postur kepegawaian yang ideal. Yakni penataan yang berintegritas, berdisiplin, berpendidikan, profesional, kompeten, dan inovatif.
"Berarti kita punya waktu 4 tahun ke depan, kebijakan itu dikaji. Ada waktu 3 tahun, kita akan lakukan penataan kepegawaian," jelasnya.
Baca juga:
DPD dukung langkah Menteri Yuddy selesaikan masalah honorer K2
KemenPAN-RB janji cari solusi buat 93.721 PNS yang belum registrasi
Pemerintah Jokowi pertimbangkan dua cara angkat honorer K2 jadi CPNS
Belum registrasi PUPNS, 93.721 PNS tak lagi terima gaji?
Menteri Yuddy puji Bandung dapat nilai A, tapi malu Jabar cuma BB
Tata kelola pemerintah Kota Bandung dinilai paling baik se-Indonesia
Tak memenuhi kriteria, 30.000 peserta tes CPNS gigit jari