Tepis kritik, Menteri Susi sebut tren impor ikan menukik
Dari 431.871 ton pada 2011 menurun menjadi 290 ribu ton pada tahun lalu.
Indonesia mengalami penurunan impor ikan dalam lima tahun terakhir. Dari 431.871 ton pada 2011 menurun menjadi 290 ribu ton pada tahun lalu.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di tengah kritikan pedas berbagai kalangan atas sikapnya membuka keran impor Cakalang sebanyak2 ribu ton.
"Tren dalam beberapa tahun terus menurun," kata Susi di kantornya, Jakarta, Selasa (21/6).
Data terkini, impor ikan sepanjang Januari-Maret 2016 hanya sebesar 29.035 ton. Turun ketimbang periode sama tahun lalu sebesar 57.258 ton.
"Karena stok ikan melimpah dalam 6 bulan terakhir makanya izin impor kami tahan," katanya.
Menurut Susi, pihaknya masih membuka keran impor lantaran kebutuhan industri pengolahan akan bahan baku ikan masih sangat tinggi.
"Sebelumnya industri menjerit butuh bahan baku. Akhirnya saya izinkan dengan keyakinan tidak akan merusak harga. Setiap tahun ketentuannya sama, harus didasarkan pada syarat administrasi."
Baca juga:
Tak ada yang haram, ikan diminta Jokowi jadi lauk pengganti daging
Menteri Susi ke pengusaha: Setop adu domba para menteri
Menteri Susi pastikan harga ikan stabil selama Ramadan
Presiden Jokowi minta menteri kampanye makan ikan pengganti daging
Menteri Susi curiga negara tetangga jadikan RI tempat cuci ikan
DPR sebut kebijakan Menteri Susi masih belum sejahterakan nelayan