Tanpa terobosan, BPS pesimis harga daging sapi bisa Rp 80.000 per Kg
Setiap tahun harga daging sapi akan terus naik.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengatakan fenomena menjelang Ramadan membuat harga berbagai komoditas naik. Salah satunya daging sapi.
Dia memperkirakan, setiap tahun harga daging sapi akan terus naik. "Yang terasa itu daging sapi, di tahun 2012 harganya mencapai Rp 80.000/kg, 2013 harganya Rp 90.000/kg, 2014 harganya Rp 100.000/kg, dan pada 2017 harganya bisa di atas Rp 110.000/kg," kata Sasmito dalam diskusi di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (4/6).
Usai Ramadan, lanjutnya, memang akan ada penurunan. Namun, harganya tidak akan kembali ke posisi semula.
"Ini yang menyebabkan harga daging sapi terus menerus naik. Jadi sebenarnya kita perlu trobosan baru. Seperti perintah Presiden Joko Widodo yang menginginkan kita harga jadi Rp 80.000 maka kita perlu waspada untuk kesana," imbuhnya.
Seperti diketahui, Presiden RI Joko Widodo menginginkan agar harga daging sapi menjelang Ramadhan bisa ditekan hingga Rp 80.000 per kg. Salah satu langkah untuk mencapai itu adalah dengan melakukan impor sapi agar ketersediaan mencukupi sehingga harga bisa murah.
Baca juga:
Program mudik gratis Kemenhub belum banyak peminat
Begini kesibukan Ahok selama bulan Ramadan nanti
Acara 'Ngabuburit Akbar' Bakal Digelar di Ancol
Jelang Ramadan, warung remang di pesisir pantai Bengkulu di bongkar
Jelang puasa, polisi bekuk pengoplos daging celeng di Bandung
Perluasan Masjid Baiturrahman di Aceh jalan terus selama Ramadan
Pedagang di Aceh tak bisa sembarangan jualan saat Ramadan